Warga Lenteng Agung Masih Tuntut Tempat Hiburan Malam di Hotel yang Ditutup

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta — Warga di kawasan Lenteng Agung, Jaksel, melakukan demonstrasi untuk mendemonstrasikan kehadiran tempat hiburan malam yang dianggap tidak sesuai. Polisi meminta pihak manajemen dan pengadilan untuk mencari kompromi yang memuaskan.

Kompol Nurma, Wakil Kepala Polsek Jagakarsa, menjelaskan pihaknya telah siap menghadapi situasi. “Beberapa jam lalu, demonstrasi Partai Station telah terjadi. Mungkin nanti bisa melalui dialog dengan manajemen dan warga agar bisa menemukan solusi bersama,” kata Nurma melalui Antara.

Kompol itu juga mengingatkan warga untuk mempertahankan ketenangan selama demonstrasi. “Kami sudah menyiapkan arrangement untuk menjaga keamanan pada jam kemarin,” tambahnya.

Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, mengungkapkan kekhawatiran warga tentang kegiatan yang terjadi di Party Station. “Aftermenya menjadi tempat menjual berbedan, terutama minuman keras dan menghubungi kelompok perempuan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ajaknya.

Fauzi menambahkan bahwa situasi ini terutama mengganggu sebelum bulan Ramadhan. “Majelis taklim yang harus melakukan doa saat ini terganggu oleh aktivitas yang tidak sesuai. Kita takut akan terjadi kekhawatiran sosial,” ucapnya.

Warga Kampung Sawah menyarankan untuk menghentikan Party Station segera. “Jika tidak dikejarkan, kami akan melakukan demonstrasi lebih besar besok,” tegas Fauzi.

Isu ini mengembangkan ketegangan di kawasan Jaksel yang sudah lama menjadi pusat konflik. Warga percaya Partai Station harus dihentikan untuk menjaga ketenangan dan nilai-nilai masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan