Parafrasian Artikel
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sedang mempertimbangkan langkah serius untuk memicu demostrasi di Iran melalui tindakan militer. Berdasarkan laporan Reuters dan Al Arabiya, ini diungkapkan oleh sumber terpercaya pada 29 Januari 2026. Tujuannya adalah menciptakan ketegangan yang mendorong warga Iran untuk menggulingkan otoritas pemimpin konserwatif yang berkuasa selama bertahun-tahun.
Beberapa pejabat regional mengkhawatir bahwa kekuatan udara saja tidak mampu menangkap kekuasaan ulama di Iran. Mereka menekankan bahwa penguasaan politik dan militer Iran terlalu kuat untuk dipuncut dengan operasi singkat. Salah satu motivation Trump adalah menegakkan perubahan rezim, khususnya setelah kekerasan yang menewaskan ribuan warga Iran dalam protest di awal bulan.
Pertimbangan Trump melibatkan serangan terhadap komandan dan institusi kunci yang dianggap bertanggung jawab atas kekerasan. Dua sumber dari pemerintah AS mengungkapkan bahwa opsi ini mencakup serangan militer yang besar, bertujuan memicu dampak jangka panjang terhadap program nuklir Iran atau infrastruktur militer yang bisa mempengaruhi keamanan AS di wilayah Timur Tengah.
Di tengah ini, Iran tetap menolak bernegosiasi dengan AS terkait pembatasan rudal. Kabarnya, kapal induction AS dan kapal Perang yang mendukung sedang berlangsung di wilayah tersebut, memperkuat kemampuan Trump untuk melakukan tindakan militer. Namun, pejabat Barat memperingatkan bahwa serangan AS mungkin memicu kekacauan lebih besar, tidak hanya di Iran tetapi juga di negara tetangga.
Eksperta, seperti Alex Vatanka dari Middle East Institute, menilai bahwa tanpa tata cara militer skala besar, demonstrasi di Iran tetap berani tetapi kurang efektif. Sementara itu, sumber Barat berpendapat bahwa tujuan Trump lebih mencerminkan keinginan untuk menggeser kepemimpinan Iran, bukan menggulingkan rezim sepenuhnya. Situasinya mirip dengan Venezuela, di mana intervensi AS menggantikan presiden tanpa mengubah sistem pemerintahan.
Trump juga menyampaikan kemungkinan untuk menghindari serangan militer. Ia berita bahwa sedang berdiskusi dengan Iran dan membuka ruang untuk solusi non-militer. Namun, pejabat militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengingatkan bahwa respons Teheran akan lebih tegas. Ia menyertakan klaim bahwa kapal AS memiliki kekacauan dan banyak pangkalan militer AS berada di jangkauan rudal Iran.
Akraminia juga memperingatkan bahwa jika AS melakukan operasi, Teheran akan merespons segera dan tegas. Ia menegaskan bahwa rencana AS untuk operasi cepat mungkin tidak akan berhasil, karena Iran siap menghadapi ancaman dengan reaksi yang instant.
Data Riset Terbaru dan Analisis
Pendapat baru dari analisis internasional menunjukkan bahwa keputusan Trump dipengaruhi oleh tekanan dalam AS untuk mewujudkan stabilitas di Timor Tengah. Studi dari lembaga keamanan global mengungkapkan bahwa operasi militer tanpa pembelolan politik di Iran bisa memicu konflik regional yang lebih luas. Selain itu, pengembangan teknologi rudal Iran di tahun 2026 menunjukkan kemampuan untuk menimbulkan kerentanan signifikan bagi armada AS.
Studi Kasus Relevan
Seperti dalam kasus Venezuela, intervensi militer AS sering kali mengubah kepemimpinan tetapi tidak memperbaiki struktur pemerintahan. Jika Trump melakukan serangan, Beri可能性 bahwa-IRGC (Garda Revolusi Iran) dapat mengambil alih, memperkuat kebuntuan nuklir, dan memperpanaskan ketegangan dengan Israel.
Penutup Motivasi
Pertanyaan utama saat ini bukan hanya tentang keputusan militer, tetapi tentang kesejahteraan global. Escalasi ini mengingatkan bahwa solusi politik, bukan kekuatan, adalah kunci untuk menghindari konflik yang tidak dapat dibatasi. Semua pihak harus priortas dialog yang berkelanjutan untuk menghindari tragedi yang lebih besar.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.