Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Soroti Dugaan Pungli Guru Fraksi PAN Minta Dibahas Serius

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Anggota DPRD dari Tasikmalaya dalam fraksi PAN Komisi IV, Aang Munawar, menyampaikan kritik atas pengelolaan kebijakan pendidikan di daerah. Langkah ini dilakukan saat aksi unjuk rasa digelar di Kantor Disdikbud. Aksi tersebut bertujuan untuk menekankan kekhawatiran akan prioritas yang belum terpenuhi dalam pengelolaan sekolah.

Di unjuk rasa, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan. Mereka mengkritik proses pengadaan tas sekolah yang dianggap tidak transparan, kondisi bangunan sekolah yang masih kurang memadai, serta dugaan adanya praktik pungutan terhadap guru. Aang Munawar menekankan bahwa dugaan pungut harus diatasi dengan pengadilan tajam. Jika benar terjadi, hal tersebut harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Namun, ia juga meminta Verifikasi resmi dari Disdikbud jika isu tersebut hanya berbasis opini untuk menghindari ketimpangan publik.

Aang berharap respons terjangkau dari disposisi pendidikan dapat mempersatukan kepercayaan masyarakat. Ia berpendapat, tanpa klarifikasi transparan, konflik ini bisa melonjol dan mempengaruhi kualitas pendidikan di Tasikmalaya. Isu ini bukan cuma tentang pengelolaan sumber daya, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat terhadap otoritas lokal.

Sesuai dengan kekhawatiran yanglintu, kaseus di daerah lain menunjukkan dampak negatif jika isu pendidikan tidak diatasi. Contohnya, sekolah dengan kondisi berantakan sering memicu kenaikan kekacaman dan tundaan guru. Jadi, transparansi dan respons cepat dari pemerintah lokal menjadi kunci.

Pertumbuhan pendidikan di Tasikmalaya membutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pendidik. Kita harus memulakan langkah-langkah konkret untuk memperbaiki sistem pengalokasian dana, memperbaiki infrastruktur sekolah, serta memastikan hak guru. Hasil ini bukan cuma untuk mendukung keuangan daerah, tetapi juga untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Semua pihak harus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang adil dan berkualitas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan