Pertumbuhan jumlah nama domain .id dalam 2025 mencerminkan peningkatan signifikan di pasar digital Indonesia. Sejak awal tahun, total pendaftaran mencapai 1.431.960 nama domain, melampaui target awal Pandi sebesar 1.35 juta. Peningkatan ini dikaitkan dengan kepercayaan yang semakin tinggi masyarakat terhadap infrastruktur digital lokal. Keuangan Pandi, John Sihar Simanjuntak, menekankan bahwa keberhasilan ini hasil dari kerja sama antar-pemangku kepentingan di ekosistem internet nasional.
Untuk 2026, Pandi menargetkan 1,5 juta nama domain. Strategi ini mengandung penguatan sistem keamanan, kampanye edukasi, serta kerja sama dengan partner strategis. Fokus Pandi bukan hanya pada jumlah, tetapi juga pada kualitas pengelolaan dan keterbukaan ruang digital. “Pandi mengajukan program yang memprioritaskan keamanan siber dan keandalan, agar domain .id tetap menjadi pilihan terpercaya,” kata John.
Pemerintah juga memperkuat keamanan melalui platform IDADX. Sistem ini memungkinkan pertukaran data pelaporan penyalahgunaan domain antara registrar, penyedia layanan internet, dan regulator. IDADX juga terintegrasi dengan CleanDNS untuk menangani ancaman seperti phishing dan malware secara transparan. Selain itu, Pandi mengembangkan E.ID, sistem identitas digital berbasis blockchain sesuai standar W3C Verifiable Credential. Solusi ini tidak hanya memudahkan pengelolaan kredensial, tetapi juga sesuai dengan UU PDP.
Sebagai inovasi lain, Pandi memperkenalkan domain aksara Bali .ᬩᬮᬶ.id pada 11 Desember 2025. Proyek ini dikembangkan bersama Universitas Udayana dan pemerintah Bali, dengan LGR diundang oleh ICANN. Pendaftaran akan berlangsung bertahap hingga menjadi umum pada 15 Februari 2026, dengan biaya sesuai periode.
Data riset terbaru menunjukkan pengaruh sistem identitas digital terhadap adoptasi teknologi di Indonesia. Studi dari 2025 mengungkap 70% pengguna internet berani menggunakan layanan berbasis digital, terutama jika ada sistem verifikasi keamanan. Selain itu, implementasi IDADX dikaitkan dengan penurunan kasus penyalahgunaan domain sebesar 25% di area pilot.
Tren ini menegaskan bahwa domain .id bukan hanya alat transaksi digital, tetapi juga fondasi kepercayaan publik. Ekosistem ini harus terus beradaptasi dengan tantangan teknologi dan regulasi. Investasi dalam infrastruktur keamanan dan edukasi digital menjadi prioritas utama untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Pembangunan domain .id membuktikan kemajuan Indonesia dalam memanfaatkan ruang digital. Namun, kesuksesan jangka panjang membutuhkan konsistensi dalam memberikan nilai yang nyata bagi masyarakat. Peran Pandi dalam memastikan keamanan, inklusi, dan inovasi akan menentukan apakah domain .id bisa menjadi pilar digital nasional. Semakin besar penetrasi teknologi, semakin kritis kolaborasi antar-stakeholder untuk menghadapi ancaman global.
Pertumbuhan jumlah nama domain .id dalam 2025 menunjukkan tren positif yang tidak dapat diabaikan. Data menunjukkan bahwa total pendaftaran mencapai 1.431.960 nama domain, memungkinkan Pandi untuk mencapai target awal sebesar 1.35 juta. Kejadian ini mengindikasikan bahwa masyarakat semakin percaya pada infrastruktur digital lokal. Keuangan Pandi, John Sihar Simanjuntak, menjelaskan bahwa keberhasilan ini hasil dari kerja sama antar-pemangku kepentingan yang efektif di ekosistem internet nasional.
Pandi menargetkan 1,5 juta nama domain pada 2026. Strategi ini mencakup penguatan keamanan siber, kampanye edukasi, serta kerja sama dengan partner strategis. Fokus Pandi bukan hanya pada jumlah, tetapi juga pada kualitas pengelolaan dan keandalan. “Pandi mengajukan program yang memprioritaskan keamanan dan keterbukaan, agar domain .id tetap menjadi pilihan terpercaya bagi masyarakat,” kata John.
Pemerintah juga memperkuat keamanan melalui platform IDADX. Sistem ini memungkinkan pertukaran data pelaporan penyalahgunaan domain antara registrar, penyedia layanan internet, dan regulator. IDADX juga terintegrasi dengan CleanDNS untuk menangani ancaman seperti phishing dan malware secara transparan. Selain itu, Pandi mengembangkan E.ID, sistem identitas digital berbasis blockchain sesuai standar W3C Verifiable Credential. Solusi ini tidak hanya memudahkan pengelolaan kredensial, tetapi juga sesuai dengan UU PDP.
Sebagai inovasi lain, Pandi memperkenalkan domain aksara Bali .ᬩᬮᬶ.id pada 11 Desember 2025. Proyek ini dikembangkan bersama Universitas Udayana dan pemerintah Bali, dengan LGR diundang oleh ICANN. Pendaftaran akan berlangsung bertahap hingga menjadi umum pada 15 Februari 2026, dengan biaya sesuai periode.
Data riset terbaru menunjukkan pengaruh sistem identitas digital terhadap adoptasi teknologi di Indonesia. Studi dari 2025 mengungkap 70% pengguna internet berani menggunakan layanan berbasis digital, terutama jika ada sistem verifikasi keamanan. Selain itu, implementasi IDADX dikaitkan dengan penurunan kasus penyalahgunaan domain sebesar 25% di area pilot.
Tren ini menegaskan bahwa domain .id bukan hanya alat transaksi, tetapi juga fondasi kepercayaan publik. Ekosistem ini harus terus beradaptasi dengan tantangan teknologi dan regulasi. Investasi dalam infrastruktur keamanan dan edukasi digital menjadi prioritas utama untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Pembangunan domain .id membuktikan kemajuan Indonesia dalam memanfaatkan ruang digital. Namun, kesuksesan jangka panjang membutuhkan konsistensi dalam memberikan nilai yang nyata bagi masyarakat. Peran Pandi dalam memastikan keamanan, inklusi, dan inovasi akan menentukan apakah domain .id bisa menjadi pilar digital nasional. Semakin besar penetrasi teknologi, semakin kritis kolaborasi antar-stakeholder untuk menghadapi ancaman global.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.