Safari Ramadan Yogyakarta Menjadi Mesin Ekonomi Tasikmalaya melalui Perjalanan dari Banjar hingga Bandung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com — Kegiatan Safari Ramadan Yogya yang digelar di Al Fath Building Center, Jalan Letnan Harun, pada Jumat (30/1/2026), tidak hanya merupakan acara spiritual.

Acara yang berjudul Ramadan Ceria mengubah Tasikmalaya menjadi lokasi yang menarik minat masyarakat dari berbagai daerah. Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengakui sejak awal bahwa acara ini akan meyakini suasana jaya serta memicu pergerakan ekonomi.

“Ini bukan hanya halur silaturahmi,” kata Diky saat menghadiri acara. “Tapi juga kesempatan untuk membuka ruang kesenangag dan memperluas jaringan ekonomi.”

Daya tarik acara memicu kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Bandung dan Sumedang. Meski Sumedang secara administratif tidak termasuk di dalam wilayah Priangan Timur, banyak orang memilih Tasikmalaya sebagai tujuan wisatanya.

Diky menjelaskan, keberhasilan acara ini sangat bergantung pada pengenalan Tasikmalaya sebagai pusat perhubungan dan ekonomi. “Kota Tasikmalaya harus menjadi milik bersama bagi seluruh masyarakat Priangan Timur,” ia menekankan.

Potensi ekonomi Tasikmalaya diharapkan tumbuh melalui aktifitas seperti ini. Meski tidak selalu diukur dari belanja besar, setiap pengunjung yang datang dengan rupiah kecil juga memicu perputaran ekonomi.

“Saling pertukaran dan kehadiran di sini adalah indikator bahwa Tasikmalaya udah menjadi pusat ekonomi,” ujar Diky. Kegiatan ini juga menonjolkan peran Tasikmalaya dalam menarik stakeholder dan tokoh penting.

Acara Safari Ramadan Yogya ini menjadi awal bagi Tasikmalaya untuk memperluas pengaruhnya. Dengan dukungan media dan strategi promosi yang efektif, potensi pasar lokal bisa lebih luas.

Hasilnya tidak hanya membawa kebanggaan warga, tetapi juga menjadi landasan perjuangan ekonomi. “Kota Tasikmalaya harus tetap menjadi kunci ekonomi di wilayahnya,” kata Diky dengan optimisme.

Dengan ini, Safari Ramadan Yogya membuktikan bahwa Tasikmalaya bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas yang mencerminkan keberagaman dan potensi ekonomi di Priangan Timur. Acara seperti ini mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi kolaborasi dan memanfaatkan keunikan wilayah untuk keberhasilan bersama.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan