Zat besi dan DHA memanfaatkan peran penting dalam tumbuh kembang anak, terutama untuk pengembangan otak dan sistem saraf. Kedua nutrisi ini menjadi krusial dalam periode awal kehidupan, terutama dalam 1.000 hari pertama sejak konsepsi hingga usia dua tahun. Kebutuhan zat besi dan DHA meningkat seiring perkembangan jaringan otak, sehingga pemenuhan keduanya sangat penting untuk optimalisasi pertumbuhan jangka panjang.
Zat besi adalah mineral dengan fungsi krusial. Dari CDC, zat besi membantu pembentukan sel otot dan sel darah merah yang mengangkut oksigen. Selain itu, zat besi mendukung pemerataan otak dan fungsi kekebalan tubuh. Asupan yang cukup mencegah anemia defisiensi besi, kondisi yang mengganggu konsentrasi dan kemampuan belajar. CDC juga mengungkapkan, jika asupan zat besi tidak memadai, risiko anemia dan gangguan perkembangan kognitif meningkat.
Anemia, terutama defisiensi besi, sering terjadi pada anak usia dini karena kebutuhan zat besi lebih tinggi. WHO mengklasifikasikan 300 juta anak di seluruh dunia yang terpapar kondisi ini pada tahun 2011. Anemia pada bayi dan anak kecil bisa memicu gangguan perkembangan otak, kecemasan, hingga penurunan prestasi belajar.
DHA (docosahexaenoic acid) adalah asam lemak omega-3 yang krusial untuk otak. DHA mulai terakumulasi pada otak janin sejak trimester ketiga kehamilan. BC Children’s Hospital dan universitas British Columbia menunjukkan DHA mendukung fungsi otak, retina mata, dan kulit. Kadar DHA yang optimal juga membantu mencegah gangguan neurologis.
DHA juga berperan dalam transmisi sinyal antar neuron. Rekomendasi konsumsi DHA adalah 300-600 mg per hari untuk ibu hamil dan menyusui, sementara anak usia 2-4 tahun butuh 100-150 mg. Bayi dapat mendapatkan DHA dari ASI jika diet ibu seimbang, tetapi setelah umum dari makanan seperti ikan kaya lemak.
Kesalahan umum adalah mengandalkan ASI saat bayi mengelah. ASI hanya menyediakan 0,3 mg zat besi per hari dan tidak memenuhi kebutuhan setelah usia 6 bulan. MPASI menjadi sumber utama zat besi dan DHA untuk anak. Bayi usia 6-12 bulan butuh 11 mg zat besi per hari, sementara batita butuh 7 mg.
Strategi praktis untuk memenuhi kebutuhan melibatkan pemilihan makanan kaya zat besi seperti jagung, tahu, atau suplemen. Untuk DHA, dikonsumsi ikan berlemak, kelapa, atau suplemen omega-3. Orang tua juga perlu konsultasi dokter untuk menentukan dosis yang tepat.
Masa 1.000 hari pertama adalah jendela kritis untuk memastikan asupan nutrisi. Jika kurang, dampak bisa bersifat permanen. Seperti yang disebutkan dokter Wisvici Yosua Yasmin, otak anak mulai terbentuk pada trimester pertama, dan pemadatan sel saraf terjadi pada trimester kedua. Zat besi dan DHA menjadi bahan bangunan utama dalam proses ini.
Kesalahan umum adalah mengandalkan ASI saat bayi mengelah. ASI hanya menyediakan 0,3 mg zat besi per hari dan tidak memenuhi kebutuhan setelah usia 6 bulan. MPASI menjadi sumber utama zat besi dan DHA untuk anak. Bayi usia 6-12 bulan butuh 11 mg zat besi per hari, sementara batita butuh 7 mg.
Strategi praktis untuk memenuhi kebutuhan melibatkan pemilihan makanan kaya zat besi seperti jagung, tahu, atau suplemen. Untuk DHA, dikonsumsi ikan berlemak, kelapa, atau suplemen omega-3. Orang tua juga perlu konsultasi dokter untuk menentukan dosis yang tepat.
Mempenuhi kebutuhan zat besi dan DHA sejak usia dini dapat menjadi fondasi penting untuk kesehatan fisik dan kognitif anak seumur hidup. Orang tua dan penanggung jawab sebaiknya memastikan asupan nutrisi ini melalui makanan bergizi atau suplemen sesuai rekomendasi dokter.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.