BHD Dukung Sikap Positif Kapolri Soal Polri dengan Dukungan Langsung Presiden

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri menegaskan dukungan penuh terhadap posisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meluangkan perhatian langsung pada Presiden. Ketua Umum PP Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, menyatakan keberagaman akan kemenan polisi yang berada di bawah puncak pemerintahan. Ia menekankan komitmen terhadap lembaga pelatihan keamanan yang menjadi jalur utama kejujuran dan keberlanjutan kejahatan.

BHD mengajukan perhatian segenap purnawirawan Polri untuk menjaga reputasi dan nilai moral Korps Bhayangkara. “Kami tidak akan menjadi bagian dari tindakan yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” pasangannya. Penegasan ini melibatkan penawaran penuh untuk menjaga independence dan integritas Polri terhadap struktur kepolisian nasional.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengakui kontribusi PP Polri dalam memfasilitasi transformasi kelebihan keamanan. Dedi menekankan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden bukan sekadar peran symbolis, tapi strategi untuk memperkuat efisiensi transformasi. “Peningkatan kualitas layanan publik perlu didampingi dengan profesionalisme dan empati,” ujarnya. Konseling ini menjadi pembangun untuk Polri menjadi lebih presisi dalam memahami kebutuhan masyarakat.

Proses transformasi Polri memerlukan kerja sama antarparaf. Dedi mengajak purnawirawan, akademisi, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan perubahan berdampak. “Semangat persatuan dan tanggung jawab menjadi kunci agar transformasi bisa meresap dalam tata kelistrikan,” tegasnya.

Proses penguatan Polri tidak hanya tentang sistem, tapi juga perubahan mental. Semua anggota pejabat dipanggil untuk beradaptasi dengan standar modern. Tujuannya menjadikan Polri sebagai lembaga yang lebih responsif, adil, dan dipercaya. “Ini adalah misi bersama untuk membuat Polri lebih efektif dalam menjaganya kestabilan nasional,” kata Dedi.

Dukungan PP Polri menjadi daya tarik bagi jajaran polisi untuk terus berkomitmen pada reformasi. Semangat ini harus dilestarikan melalui inisiatif nyata yang dapat dilihat masyarakat. “Transformasi Polri adalah usaha kolektif untuk mempersatukan keberanian dan tanggung jawab,” menyulut Dedi.

Polri di bawah Presiden menjadi fondasi untuk reformasi yang lebih berkelanjutan. Kemudian, kualitas pelayanan publik akan menjadi indikator utama keberhasilan transformasi. “Semoga Polri bisa menjadi pelayan yang lebih manusiawi dan berkompeten,” menambahkan Dedi.

Isu ini sangat penting karena keamanan masyarakat selalu menjadi prioritas. Polri yang lebih presisi akan membantu mengurangi kekerasan serta meningkatkan kepercayaan publik. “Semangat ini harus terus ditarik agar Polri bisa menjadi solusi yang nyata,” menyimpulkan Dedi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan