Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono menghadiri proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk posisi calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Komisi XI DPR. Dalam paparannya, Thomas menekankan krusialnya sinergitas antara pengelolaan kebijakan dengan pelaku kebijakan saat ini.
“Sinergi menjadi kata kunci utama dalam presentasi saya hari ini. Saya merasa pengelolaan kebijakan dan pengelola kebijakan saat ini harus berjalan selaras. Kita semua tahu bahwa pertumbuhan ekonomi telah dicanangkan oleh kita semua, dimulai dari Komisi XI, sebagai sebuah alur atau jalan agar Indonesia dapat bangkit dan maju,” ujar Thomas di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Thomas menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. Untuk mewujudkannya, Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan. Capaian ini dapat diwujudkan melalui penggerakan seluruh mesin pertumbuhan, mulai dari sektor fiskal, moneter, hingga perbaikan iklim investasi. Menurutnya, pergerakan semua mesin pertumbuhan ini akan mendorong kenaikan di sektor lain, termasuk sektor yang memiliki nilai tambah tinggi dan efek multiplier besar.
“Termasuk juga sektor yang resilien dan padat karya agar tumbuh bersama. Dengan demikian, pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif bisa tercapai,” tambah Thomas.
Lebih lanjut, Thomas menyebutkan beberapa hal penting yang diperlukan untuk mewujudkan negara maju, di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh pemerataan pembangunan dan stabilitas nasional. “Bila kita lihat pada level sinergi kebijakan, pertumbuhan ekonomi tercipta apabila likuiditas tersedia untuk aktivitas ekonomi. Demikian pula perlunya pendorongan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif serta dorongan agar lembaga keuangan mendukung ekspansi dunia usaha dan UMKM,” imbuhnya.
Pemahaman mengenai sinergi kebijakan fiskal dan moneter menjadi krusial dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Integrasi yang kuat antara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia dan kebijakan fiskal oleh pemerintah dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang stabil dan mendukung. Ketika likuiditas di pasar uang dikelola dengan baik dan suku bunga kompetitif, sektor riil, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), akan lebih mudah mengakses modal untuk ekspansi. Ini merupakan roda penggerak utama dalam menciptakan lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran.
Selain itu, aspek keberlanjutan (sustainability) harus menjadi perhatian utama. Pertumbuhan yang inklusif berarti manfaat ekonomi harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir kelompok. Pemerataan pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas ekonomi di berbagai daerah akan mengurangi disparitas antarwilayah. Di sisi lain, stabilitas nasional merupakan fondasi yang tak boleh goyah; situasi politik dan sosial yang kondusif akan menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Potensi Indonesia menuju status negara maju pada 2045 tidak hanya bergantung pada angka pertumbuhan PDB, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan daya saing global. Transformasi struktural ekonomi dari sektor berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi harus dipercepat. Inovasi dalam teknologi hijau dan digitalisasi UMKM menjadi dua pilar yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi digital, yang selaras dengan target pembangunan berkelanjutan.
Di tengah gejolak ekonomi global yang tidak menentu, ketahanan ekonomi domestik menjadi ujian nyata. Kebijakan yang sinkron antara BI dan pemerintah akan menjadi perisai untuk menghadapi guncangan eksternal, seperti pelemahan nilai tukar rupiah atau fluktuasi harga komoditas global. Dengan demikian, fondasi ekonomi Indonesia akan semakin kokoh dan mampu melompat lebih tinggi.
Pada akhirnya, perjalanan panjang menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan komitmen kolektif dari semua pemangku kepentingan. Kita tidak boleh hanya berpangku tangan menunggu keajaiban datang, melainkan harus proaktif dalam menjaga momentum pembangunan. Setiap langkah sinergi yang diambil hari ini adalah investasi berharga bagi generasi masa depan. Mari kita jaga kestabilan ekonomi dengan kebijakan yang cerdas dan inklusif, sehingga kesejahteraan bukan hanya sekadar impian, melainkan nyata di depan mata. Saatnya kita bersama-sama memastikan Indonesia tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkembang menjadi bangsa yang berdaulat dan disegani di kancah internasional.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.