Kecemasan menyelimuti suasana sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada akhir Januari lalu. Asisten rumah tangga (ART) yang bertugas menemani selebgram Lula Lahfah menjadi saksi kunci dalam peristiwa naas tersebut. Pada malam kejadian, ART mendengar suara erangan kesakitan yang berasal dari dalam kamar tidur Lula.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, membeberkan kronologi sebelum penemuan jasad Lula. Lula terakhir kali terlihat pulang ke apartemennya pada Kamis, 22 Januari sekitar pukul 22.00 WIB. Memasuki dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB, ART kembali terbangun dan mendengar suara mengerang kesakitan dari kamar Lula.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi mengungkapkan bahwa almarhumah memang memiliki riwayat penyakit, mulai dari batu ginjal hingga asam lambung akut. Pada Jumat pagi, pukul 09.00 WIB, ART sempat mengetuk pintu kamar Lula namun tak mendapat respons sama sekali. Kekhawatiran semakin menjadi-jadi ketika Lula tak kunjung terbangun hingga sore hari.
Melansir keterangan polisi, ART kemudian melapor ke pihak keamanan apartemen dan menghubungi keluarga serta teman dekat Lula. Mengingat kamar tersebut terkunci dari dalam, pihak apartemen akhirnya melakukan pendobrakan pintu. Lula ditemukan dalam posisi terlentang di kasur dengan selimut putih mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam pada Jumat, 23 Januari pukul 17.50 WIB.
Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan fisik pada jasad Lula. Sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan juga ditemukan di lantai 25 apartemen yang berlokasi di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan lebih lanjut, namun dugaan sementara mengarah pada kondisi medis almarhumah.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan dan waspada terhadap gejala penyakit yang mungkin kita miliki. Penyakit batu ginjal dan asam lambung yang diderita Lula seringkali dianggap sepele, namun tanpa penanganan medis yang tepat dapat menimbulkan komplikasi serius. Kita perlu lebih peka terhadap kondisi tubuh sendiri maupun orang-orang terdekat, karena kesehatan adalah aset yang tak ternilai harganya. Jangan abaikan tanda-tanda tubuh yang memberikan sinyal bahaya, segera konsultasikan dengan dokter sebelum terlambat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.