7 Protagonis Anime Paling Menarik dan Kompleks Dibanding Goku

Photo of author

By Nur

7 Protagonis Anime Paling Menarik dan Kompleks Dibanding Goku

Tokoh Son Goku dari serial anime Dragon Ball menjadi salah satu figur utama yang paling dikenal secara global. Sejak diperkenalkan beberapa dekade lalu, Dragon Ball telah menjadi fenomena internasional, dengan Goku sebagai salah satu simbol ikoniknya. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai karakter utama dari anime lainnya bermunculan, menawarkan alur cerita yang lebih mendalam serta kompleks. Berikut adalah beberapa karakter anime yang menarik perhatian dan dianggap memiliki kedalaman lebih dibandingkan dengan sosok Goku.

Dalam jagat hiburan animasi Jepang, terdapat beberapa tokoh utama yang dianggap memiliki perkembangan karakter yang lebih baik dibandingkan dengan karakter Goku.

Gintoki Sakata

Gintoki Sakata, protagonis dalam anime Gintama, dikenal dengan perilaku konyol dan komedi absurd yang sering ditampilkannya. Meskipun banyak orang melihatnya sebagai sosok yang malas dan kekanak-kanakan, Gintoki sebenarnya mencerminkan karakter protagonis shonen yang kompleks. Ia memiliki latar belakang penuh tantangan dan menunjukkan rasa kepedulian yang dalam terhadap rekan-rekannya, seperti Shinpachi dan Kagura. Gintoki tidak memiliki ambisi besar; ia digambarkan sebagai individu biasa yang lebih memilih menjaga hubungan dengan orang-orang terdekatnya, serta memiliki ketertarikan kuat terhadap membaca majalah Jump.

Shigeo “Mob” Kageyama

Selanjutnya ada Shigeo Kageyama, yang lebih dikenal dengan sebutan Mob. Awalnya, ia tampak pemalu dan cenderung menyendiri. Karakteristik ini memainkan peran penting dalam proses pengembangan dirinya. Mob adalah seorang esper dengan kemampuan psikis yang sangat luar biasa, namun ia memiliki keraguan untuk memanfaatkan kemampuannya tersebut. Sebagai alternatif, ia memilih untuk bergabung dengan Klub Peningkatan Fisik di sekolah, dengan harapan dapat berkembang melalui upaya dan kerja keras. Meskipun memiliki potensi besar sejak kecil, Mob harus menjalani hidup dalam ketenangan, dan perjuangannya untuk merasa nyaman dengan dirinya sendiri menjadi fokus utama dari alur narasi yang menarik.

Haruhi Suzumiya

Berikutnya Haruhi Suzumiya, meskipun tidak sepopuler dua dekade yang lalu, tetap menjadi karakter yang menarik untuk dibahas. Ia dikenal sebagai sosok yang dominan dan kadang kurang merespons perasaan orang lain. Namun, di balik sikapnya yang tegas, Haruhi menunjukkan kepedulian dan kesetiaan yang signifikan kepada teman-temannya di Brigade SOS. Energi dan semangat yang ia tunjukkan dalam berbagai aktivitas menjadikannya karakter yang berwarna dan menghibur.

Guts

Di dunia Berserk, karakter Guts menghadapi berbagai tantangan dan kekejaman, menjadikannya salah satu tokoh paling kompleks dalam anime. Dia memiliki latar belakang yang kelam, berawal sebagai tentara bayaran yang cenderung menyendiri. Pertemuannya dengan Band of the Hawk, termasuk hubungan dengan Casca dan Griffith, memberikan dimensi tambahan pada perkembangan karakternya. Guts terlibat dalam pencarian makna hidup menurut pandangannya, walaupun ia harus menghadapi banyak peristiwa tragis yang mengubahnya menjadi sosok yang berfokus pada balas dendam. Perjalanan hidup Guts, yang penuh liku dan konflik, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar.

Spike Spiegel

Kemudian ada Spike Spiegel, ia adalah karakter terkenal dari seri anime Cowboy Bebop, yang dikenal karena sikap tenang dan gaya yang karismatik. Di balik penampilannya yang tenang, terdapat latar belakang emosional yang kompleks, menjadikannya karakter sentral dalam cerita. Sebagai seorang ahli bela diri, Spike juga dikenal sebagai perokok dan pemegang senjata, menunjukkan ketenangannya bahkan dalam situasi berbahaya. Meskipun ia terlihat tidak peduli, Spike menyimpan luka emosional yang dalam, yang berasal dari pengalaman kehilangan dan penyesalan yang terus menghantuinya. Ketidakmampuannya untuk melepaskan masa lalu membuat sifat cerianya terselubung dalam nuansa tragis. Berbeda dari banyak pahlawan dalam cerita lainnya, Spike lebih fokus pada usaha bertahan hidup dalam lingkungannya yang penuh tantangan.

Edward Elric

Berikutnya yaitu Edward Elric, ia adalah tokoh utama dalam serial manga dan anime Fullmetal Alchemist. Sejak usia dini, ia mengalami kehilangan yang mendalam, menjadi yatim piatu setelah ditinggal oleh ayahnya. Pengalaman paling tragis dalam hidupnya terjadi ketika ia dan saudaranya, Alphonse, berusaha menghidupkan kembali ibu mereka melalui alkimia. Upaya tersebut tidak hanya gagal, tetapi juga menyebabkan dampak fisik dan emosional yang signifikan bagi keduanya. Sepanjang kisah, perjalanan Edward mencerminkan perjalanannya melalui berbagai tantangan dan pelajaran hidup yang kompleks, yang menjadikannya berbeda dari karakter shonen lainnya. Meskipun masih muda, ia menanggung berbagai beban yang berat, yang membentuk pemahaman dan pandangannya tentang kehidupan. Rasa penyesalan yang mendalam atas insiden yang menimpa dirinya dan Alphonse terus menghantuinya. Seiring berjalannya waktu, Edward belajar untuk membuka diri dan menerima dukungan dari orang lain setelah sebelumnya merasakan kesepian yang berkepanjangan.

Eren Yeager

Terakhir Eren Yeager, karakter utama dari anime Attack on Titan, dikenal sebagai salah satu tokoh protagonis yang paling kontroversial. Perjalanan karakter Eren dimulai dengan semangat yang tinggi dan kemarahan yang terarah, seiring ia menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman dari Titan, rahasia di balik tembok, dan kebenaran sejarah mengenai Paradis. Menariknya, di akhir cerita, Eren mengalami transformasi menjadi sosok antagonis dan mengambil tindakan yang sangat ekstrem, yang belum pernah terlihat sebelumnya oleh umat manusia. Berbeda dengan banyak protagonis anime lainnya yang umumnya digambarkan sebagai individu baik hati dan adil, moralitas Eren cenderung lebih kompleks dan ambigu. Keputusan dan tindakan yang diambilnya telah memicu perdebatan yang terus berlanjut, mencerminkan kedalaman dan kompleksitas karakter Eren itu sendiri.

Belakangan ini, diskusi di kalangan penggemar anime sering mengarah pada pencarian karakter dengan kedalaman psikologis yang lebih tinggi. Sebuah studi kasus menarik muncul dari analisis komunitas daring yang membandingkan perkembangan Eren Yeager (Attack on Titan) dengan Guts (Berserk). Keduanya menunjukkan bagaimana trauma dan lingkungan yang keras dapat membentuk protagonis menjadi anti-pahlawan, sebuah pola yang semakin disukai dalam narasi modern. Data riset terbaru dari berbagai forum diskusi seperti Reddit dan MyAnimeList menunjukkan bahwa penilaian penggemar terhadap kompleksitas karakter kini lebih didasarkan pada “grey morality” atau moralitas abu-abu, di mana keputusan sulit menjadi faktor penentu, bukan lagi sekadar kekuatan fisik. Sementara itu, Gintoki Sakata dari Gintama sering dijadikan contoh unik; meskipun bertindak konyol, trauma perang masa lalunya memberikan lapisan emosi yang dalam, menjadikannya relatable meski dalam setting komedi. Analisis ini menyederhanakan pandangan bahwa karakter “kuat” hanya dilihat dari segi kekuatan tempur, melainkan dari ketahanan mental dan evolusi pandangan hidup mereka. Infografis mentalitas karakter ini sering menunjukkan puncak konflik internal Guts dan Eren berada di akhir cerita, berbeda dengan Goku yang cenderung konsisten pada nilai-nilai kebaikan.

Menemukan karakter yang bisa menggambarkan sisi manusiawi dan konflik batin memang memberikan pengalaman menonton yang lebih berharga. Setiap perjalanan karakter tersebut mengajarkan bahwa menjadi pahlawan bukan hanya soal menang melawan musuh, tetapi juga soal bagaimana kita menghadapi bayang-bayang masa lalu dan pilihan sulit di masa depan. Teruslah menjelajahi berbagai judul anime, karena di balik setiap cerita, selalu ada pelajaran hidup yang menunggu untuk ditemukan dan membuat perspektif kita semakin luas.

Baca juga Anime lainnya di Info Anime & manga terbaru.

Tinggalkan Balasan