Warga di Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dikejutkan dengan penemuan mobil Toyota Avanza berwarna biru yang terparkir tanpa pengemudi. Kendaraan dengan nomor polisi DB 1022 CD tersebut ternyata berisi tujuh ekor bangkai anjing yang diduga kuat merupakan hasil curian. Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Denly Ilato pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 Wita.
Kapolsek Kakas, Ipda Fegy Lumantouw, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya segera turun ke lokasi di Desa Passo setelah menerima informasi dari warga. Polisi yang tiba di lokasi melakukan pengamanan mobil tersebut dengan dibantu oleh masyarakat setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kini, mobil beserta tujuh bangkai anjing yang ditemukan telah diamankan di Mapolsek Kakas sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah mulai mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap asal-usul kendaraan dan dugaan pencurian hewan peliharaan tersebut.
Data Riset Terkini Mengenai Kasus Pencurian Hewan di Indonesia
Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Pertanian, kasus pencurian hewan ternak di Indonesia, termasuk anjing, menunjukkan tren fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa pencurian hewan sering kali terkait dengan perdagangan ilegal untuk konsumsi atau tujuan lainnya. Studi terbaru dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa kerentanan keamanan di pedesaan, terutama di sekitar areal pertanian dan pemukiman terpencil, menjadi faktor utama memudahkan pelaku. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kasus serupa sering melibatkan jaringan terorganisir yang memanfaatkan kelengkapan dokumen palsu untuk perjalanan hewan.
Analisis Kasus dan Solusi Pencegahan
Penemuan mobil tanpa pengemudi berisi bangkai anjing di Minahasa ini menjadi cerminan kompleksnya masalah kejahatan terhadap satwa. Pelaku tidak hanya mengambil hewan, tetapi juga memanfaatkan kendaraan bermotor untuk mempermudah aksi mereka. Dalam perspektif kriminologi, modus operandi seperti ini menunjukkan upaya pelaku untuk menghindari kecurigaan dengan membuang kendaraan di lokasi terpencil. Namun, kecerdikan pelaku seringkali terbentur dengan kewaspadaan masyarakat setempat.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Sistem keamanan lingkungan (siskamling) perlu dihidupkan kembali dengan melibatkan teknologi, seperti kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis. Selain itu, edukasi kepada pemilik hewan peliharaan tentang pentingnya menjaga keamanan hewan mereka, termasuk menghindari pencurian dengan memagari area pekarangan dan tidak membiarkan hewan berkeliaran tanpa pengawasan. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku perdagangan satwa ilegal juga menjadi kunci untuk memberikan efek jera.
Dunia kejahatan terhadap satwa memang terus berkembang seiring dengan permintaan pasar yang tinggi. Namun, kesadaran kolektif masyarakat untuk saling menjaga lingkungan sekitar dan melaporkan setiap kegiatan mencurigakan menjadi benteng pertama yang paling ampuh. Setiap laporan kecil bisa menyelamatkan nyawa makhluk hidup lainnya. Jangan pernah mengabaikan kecurigaan di sekitar kita, karena kewaspadaan adalah kunci utama mencegah kejahatan sebelum terjadi. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan berwawasan bagi semua makhluk hidup.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.