Lalin Macet Parah di Tol Merak KM 50 Akibat Banjir Masih Menggenang Malam Ini

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tol Jakarta-Merak di kilometer 50, tepatnya area Cikande, Serang, masih dilanda banjir hingga malam ini. Situasi ini memicu kepadatan lalu lintas signifikan di kedua arah perjalanan.

Berdasarkan rekaman video pada Sabtu, 24 Januari 2026, terlihat kendaraan melaju pelan di ruas tol Cikande menuju Merak. Pengemudi terpaksa menerobos genangan karena air sudah merendam badan jalan, baik yang mengarah ke Merak maupun Tangerang.

Lulu, salah satu pengendara, melintas di genangan tersebut sekitar pukul 20.30 WIB. Ia mengalami kemacetan panjang hingga 10 kilometer akibat banjir ini. “Dari arah Serang macetnya sekitar 1 km, tapi dari Jakarta sampai 10 km. Dari KM 40 sampai KM 50,” ujar Lulu.

Banjir di KM 50 Tol Jakarta-Merak ini sebenarnya sudah terjadi sejak Jumat, 23 Januari 2026. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Jumat sore melaporkan luapan air Sungai Ciujung masuk ke area tol tersebut, menyebabkan kendaraan harus mengurangi kecepatan.

Juli Kristianto, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Banten, menjelaskan penyebab utama kejadian ini. “Penyebab banjir di tol sekitar KM 50 sampai 60 biasanya karena sungai di sekitarnya meluap saat hujan deras,” katanya. Ia menambahkan bahwa Sungai Ciujung memang kerap menjadi pemicu banjir ketika debit air meningkat drastis dan meluap ke badan jalan.

Banjir di ruas tol memang sering terjadi ketika intensitas hujan tinggi, terutama di area yang dekat dengan sungai seperti Ciujung. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra pengendara saat melintas, karena genangan air dapat mengurangi traksi ban dan mengganggu visibilitas. Selain itu, genangan yang cukup dalam berpotensi merusak komponen kendaraan jika dipaksakan melaju kencang.

Pemerintah daerah dan pihak terkait terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan cuaca sebelum melakukan perjalanan, terutama melalui tol yang rawan banjir seperti Jakarta-Merak. Persiapan seperti jarak aman dan kecepatan yang terkendali sangat diperlukan untuk menghindari kecelakaan di kondisi jalan yang licin.

Meski cuaca ekstrem sering menjadi tantangan, keselamatan tetap yang utama. Perjalanan yang lancar bukan hanya soal cepat sampai tujuan, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga diri dan kendaraan agar selamat sampai di tempat tujuan. Tetap waspada dan bijak dalam berkendara adalah kunci menghadapi situasi seperti ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan