Earbud AI Perangkat Konsumen Pertama yang Disiapkan OpenAI

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

OpenAI siap merambah pasar perangkat keras konsumen, menandai langkah besar pertama mereka melampaui produk perangkat lunak. Perusahaan teknologi ini telah memastikan bahwa perangkat keras pertamanya akan dirilis pada paruh kedua tahun 2026 mendatang.

Berbagai laporan terkini mengindikasikan bahwa perangkat yang dimaksud kemungkinan berupa sepasang earbud pintar bertenaga AI dengan nama kode ‘Sweetpea’. Jika rumor ini benar, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya OpenAI mendekatkan teknologi artificial intelligence ke aktivitas harian, mengurangi ketergantungan pada layanan berbasis cloud semata.

Dalam pernyataannya kepada Axios di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss, Chief Global Affairs Officer OpenAI, Chris Lehane, menyatakan bahwa perangkat tersebut merupakan salah satu prioritas utama perusahaan. “Perangkat ini masih berada di jalur yang tepat untuk diluncurkan pada paruh kedua tahun ini,” ujar Lehane, tanpa memerinci spesifikasi maupun wujud fisik produk, sebagaimana dikutip detikINET dari Techspot pada Jumat (23/1/2026).

Media asal Taiwan, Economic Daily, melaporkan bahwa OpenAI menargetkan peluncuran global pada September 2026. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa perangkat ini akan diproduksi oleh Foxconn di Vietnam, dengan proyeksi penjualan tahun pertama diprediksi mencapai kisaran 40 hingga 50 juta unit.

Isu terkait earbud AI pertama OpenAI mulai mencuat awal bulan ini. Seorang sumber informasi menyebutkan bahwa perangkat ini akan mengandalkan chip Samsung Exynos berbasis proses 2 nm untuk menangani pemrosesan AI di perangkat. Namun, sebagian besar beban komputasi AI diperkirakan tetap akan dijalankan melalui cloud.

Ekspansi OpenAI ke ranah hardware tidak terlepas dari akuisisi startup AI yang didirikan bersama mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, pada Mei tahun lalu. Akuisisi tersebut dilaporkan bernilai sekitar USD 6,5 miliar. OpenAI juga mengonfirmasi tengah berkolaborasi dengan Ive dalam pengembangan sejumlah perangkat AI yang rencananya akan meluncur dalam beberapa tahun mendatang.

Selain Sweetpea, OpenAI juga dikabarkan tengah mengembangkan perangkat konsumen lain dengan nama kode ‘Gumdrop’. Produk ini disebut-sebut akan dilengkapi berbagai sensor, kamera, dan mikrofon untuk mendukung kemampuan kontekstual. Berbeda dengan Sweetpea, Gumdrop tidak dirancang sebagai perangkat wearable dan kemungkinan akan berbentuk portabel yang dibawa di saku, menyerupai ponsel.

Meskipun mulai merambah pasar hardware, ChatGPT tetap menjadi produk andalan OpenAI. Baru-baru ini, perusahaan mengumumkan rencana penerapan sistem prediksi usia berbasis AI untuk memperkirakan usia pengguna dan secara otomatis menerapkan perlindungan konten bagi pengguna yang teridentifikasi sebagai anak di bawah umur.

Industri teknologi global kini memasuki babak baru di mana integrasi perangkat keras dan AI menjadi fokus utama. Banyak analis memprediksi bahwa langkah OpenAI ini akan memicu gelombang inovasi serupa dari pesaing, mendorong terciptanya ekosistem perangkat pintar yang lebih mandiri tanpa harus terus-menerus terhubung ke server pusat. Fenomena ini menunjukkan evolusi AI dari sekadar alat bantu digital menjadi bagian fisik yang menemani aktivitas sehari-hari, membuka potensi besar bagi pengembangan personal AI assistant yang lebih intim dan responsif.

Sebuah studi kasus menarik dapat dilihat dari kesuksesan TWS (True Wireless Stereo) yang mengintegrasikan asisten suara. Data menunjukkan bahwa penggunaan earbud dengan kemampuan AI lokal dapat mengurangi latensi hingga 40% dibandingkan cloud-based processing. Ini membuktikan bahwa hybrid processingโ€”sebagian di perangkat, sebagian di cloudโ€”adalah strategi yang paling viable saat ini. Infografis sederhana mengenai proyeksi pasar perangkat AI ini mengindikasikan pertumbuhan eksponensial, dengan nilai pasar diperkirakan menyentuh angka triliunan dolar dalam lima tahun ke depan.

Melangkah maju, integrasi teknologi AI ke dalam perangkat sehari-hari bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga tentang bagaimana kita berinteraksi dengan informasi. Inovasi ini mengajak kita untuk menyambut era di mana teknologi tidak lagi terlihat, namun hadir secara intuitif dalam setiap sentuhan dan suara.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan