Banjir akibat jebolnya tanggul di Kali Angke telah merendam ratusan rumah di Perumahan Pinang Griya Permai, Pinang, Kota Tangerang. Meski sempat membuat warga was-was, kondisi terkini air telah surut dan perbaikan tanggul darurat pun telah dilakukan.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, memastikan bahwa perbaikan tembok rumah warga yang jebol akibat derasnya aliran sungai telah selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kota Tangerang. Proses perbaikan ini dilakukan pada Jumat malam, 23 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, di kawasan RT 01/06 Kelurahan Pinang.
Meskipun banjir telah surut pada Sabtu dinihari, 24 Januari 2026, sisa genangan air masih terlihat di sejumlah jalanan perumahan dengan ketinggian sekitar 15 cm. Namun, Jauhari menegaskan bahwa air sudah tidak lagi masuk ke pemukiman warga. Pihaknya bersama dinas terkait juga telah mengoperasikan pompa air untuk menyedot genangan yang tersisa.
Sebelumnya, banjir ini terjadi pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Hujan deras semalaman menyebabkan debit air Kali Angke meningkat drastis hingga menjebol tanggul yang berada persis di pinggir rumah warga. Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, menjelaskan bahwa kondisi rumah warga yang sangat berdekatan dengan tanggul membuat air dengan mudah mengalir masuk ke dalam rumah.
Ketinggian air saat puncak banjir sempat mencapai sekitar 60 sentimeter. Bencana ini melanda dua Rukun Warga (RW), yaitu RW 05 dan RW 06, dengan total terdampak sebanyak 1.800 kepala keluarga.
Banjir di Perumahan Pinang Griya Permai menjadi pengingat betapa krusialnya menjaga infrastruktur drainase di perkotaan, terutama saat memasuki musim hujan. Jebolnya tanggul Kali Angke yang berada tepat di samping permukiman warga menunjukkan kerentanan sistem pengendalian air di area padat penduduk. Meski perbaikan tanggul telah dilakukan, solusi jangka panjang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa berulang. Pemerintah setempat perlu melakukan penataan ulang saluran air dan memperkuat tanggul di titik-titik rawan, sementara warga juga harus diedukasi tentang mitigasi bencana banjir. Kesiapan pompa air dan koordinasi cepat antara Dinas PU, kepolisian, serta warga dalam penanganan pasca-banjir menunjukkan respons yang baik, namun pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Data menunjukkan bahwa perubahan iklim memperparah intensitas hujan, sehingga kota-kota seperti Tangerang harus segera bertransformasi menjadi kota yang lebih tahan bencana (resilient city).
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
π Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
π Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.