Bisnis seringkali dipandang sebagai ajang kompetisi semata, namun bagi sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjalankan roda usaha bukan hanya soal mengejar keuntungan finansial. Di berbagai belahan nusantara, tumbuh semangat gotong royong di mana UMKM hadir dengan misi mengangkat martabat sosial serta melestarikan lingkungan, mulai dari memberdayakan penyandang disabilitas, mengolah sampah menjadi bernilai, hingga memperkuat peran strategis petani perempuan.
Melihat potensi besar ini, platform pinjaman digital AdaKami meluncurkan inisiatif bertajuk #UsahaBarengAdaKami. Program ini dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui akses pendanaan yang inklusif, sehingga kapasitas usaha mereka dapat meningkat dan dampak positifnya bisa dirasakan lebih luas oleh komunitas serta lingkungan sekitar.
Jonathan Kriss, Brand Manager AdaKami, menekankan bahwa kendala pendanaan sering menjadi batu sandungan bagi inisiatif positif yang digagas pelaku UMKM. “Melalui #UsahaBarengAdaKami, kami ingin memastikan upaya-upaya tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Transformasi Difabel Zone Melalui Seni Batik
Kisah inspiratif bermula dari Bantul, Yogyakarta, tempat Difabel Zone berdiri. Komunitas perajin batik difabel ini didirikan oleh Lidwina Wurie Akhdiyanti sejak tahun 2017 dengan tekad kuat. Lidwina menjelaskan, tujuan utama pendirian Difabel Zone adalah menciptakan ruang berkarya yang setara bagi teman-teman difabel, membantu mereka meraih penghasilan mandiri, serta menggali potensi tersembunyi yang mereka miliki.
Saat ini, Difabel Zone telah memberdayakan sekitar 50 pengrajin difabel yang berasal dari Yogyakarta, Magelang, dan Salatiga. Mereka memproduksi batik tulis dengan kualitas premium melalui proses pengerjaan yang teliti dan profesional. Proses ini tidak main-main; satu lembar kain batik tulis bisa memakan waktu hingga dua minggu penuh untuk diselesaikan.
Dalam sebulan, Difabel Zone mampu menghasilkan sekitar 20 lembar kain batik utuh serta 500 produk turunan seperti pouch dan tas. Meskipun minat pasar untuk pameran dan kemitraan terus mengalir, tantangan klasik berupa keterbatasan sarana display dan peralatan produksi kerap menghambat laju bisnis mereka. Berkat dukungan permodalan dari program #UsahaBarengAdaKami, Difabel Zone kini bisa melengkapi kebutuhan produksi dan display, membuka jalan agar karya mereka menjangkau pasar yang lebih luas. Lidwina mengucapkan terima kasih mendalam atas dukungan yang memungkinkan teman-teman difabel terus berkarya sambil melestarikan warisan budaya Indonesia.
Urban Compost Bali: Mengubah Sampah Menadi Emas Hijau
Beralih ke sektor lingkungan, cerita sukses datang dari Urban Compost Bali, UMKM yang fokus pada daur ulang sampah organik. Didirikan oleh Buya Azmedia pada 2019, bisnis ini konsisten mengolah sampah dari rumah tangga, kafe, dan restoran di kawasan Canggu, Seminyak, dan sekitarnya. Mereka mengubah limbah organik menjadi kompos atau media tanam berkualitas.
Sepanjang tahun 2025, Urban Compost Bali berhasil mengolah lebih dari 1.900 ton sampah. Dari jumlah tersebut, mereka sukses memproduksi sekitar 1.000 ton pupuk kompos melalui proses alami dan ramah lingkungan. Sayangnya, keterbatasan peralatan, khususnya mesin kompos, membuat proses produksi masih sangat bergantung pada tenaga kerja manual dan menyita waktu.
Kebutuhan krusial ini akhirnya terjawab berkat dukungan permodalan dari #UsahaBarengAdaKami. Dengan adanya tambahan alat produksi yang lebih canggih, Urban Compost Bali optimistis dapat meningkatkan kapasitas pengolahan sampah secara signifikan. Buya menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendirian dalam misi melestarikan bumi, khususnya di Bali.
Pisangne K-Tamane: Menghidupkan Kembali Peran Petani Perempuan
Dari ranah pertanian dan agrowisata, Made Sumertayasa menghadirkan warna berbeda melalui usaha Pisangne K-Tamane. Sejak 2010, Made memulai usahanya dari kegelisahan melihat minimnya nilai tambah yang diterima petani, khususnya petani perempuan di lingkungannya. Ia bertanya pada diri sendiri, apa yang bisa dilakukan dengan sumber daya lokal untuk memajukan petani perempuan.
Made kemudian menggandeng sekitar 20 petani perempuan yang mengelola kebun seluas tiga hektar di Bali. Hasil bumi seperti pisang, lemon, teh bunga, madu, serta produk budidaya lebah diolah menjadi minuman dan makanan kering, yang menjadi bagian penting dari pengembangan agrowisata Bali.
Dukungan permodalan dari #UsahaBarengAdaKami memungkinkan Pisangne K-Tamane membeli peralatan produksi yang lebih memadai. Alhasil, efektivitas produksi mereka meningkat hingga 100% dan membuka peluang perluasan pasar yang lebih luas. Made menegaskan, bantuan ini memberikan energi tambahan bahwa masih ada pihak yang peduli terhadap nasib komunitas petani, khususnya petani perempuan di Bali.
Ketiga kisah di atas membuktikan bahwa UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh sambil memberikan dampak nyata bagi komunitas dan lingkungan. Lewat program #UsahaBarengAdaKami, platform ini terus berupaya mendukung UMKM agar berkembang secara inklusif dan berkelanjutan, membuktikan bahwa bisnis yang berhati mampu menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dari sekadar angka penjualan.
Setiap usaha yang berakar pada kebaikan akan menemukan jalannya untuk berkembang, termasuk milikmu. Jangan biarkan keterbatasan modal menghalangi niat baik untuk memberdayakan lingkungan sekitar. Mulailah dengan langkah kecil, cari dukungan yang tepat, dan buktikan bahwa kontribusimu bisa mengubah komunitas menjadi lebih sejahtera. Saatnya menjadikan bisnis sebagai alat untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.