Dugaan penipuan dialami oleh dua wakil rakyat di Kota Banjar terkait investasi pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan. Sidik Firmandi, seorang pemerhati pemerintahan, menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum dan harus diusut tuntas agar tidak ada korban baru dengan modus serupa.
Fenomena ini memperkuat isu yang beredar di masyarakat mengenai dominasi program MBG oleh pihak-pihak berkuasa. Awalnya, pemerintah pusat mengklaim program ini bertujuan menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Namun kenyataannya justru menunjukkan keterlibatan pejabat dan pengusaha besar, menjauh dari tujuan awal tersebut.
Keterlibatan pejabat dalam proyek MBG dinilai berpotensi mengganggu fungsi utama mereka. Sidik menyatakan bahwa anggota DPRD seharusnya fokus pada fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Terjun langsung ke proyek MBG, terlebih memanfaatkan jaringan pemerintahan, dianggap tidak etis.
Pembatasan peran ini penting untuk menghindari konflik kepentingan. Kota Banjar masih memiliki banyak persoalan pembangunan yang stagnan dan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Para pejabat seharusnya fokus mengawasi jalannya program agar berjalan sesuai tujuan awal, bukan terlibat langsung dalam operasionalnya.
Sebelumnya, dua anggota DPRD Kota Banjar, yakni Hendrik Purnomo dari Fraksi Hanura dan Eko Pradana Utama dari Fraksi Golkar, diduga menjadi korban penipuan modus penentuan titik pembangunan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penjabat Ketua Sementara DPRD Kota Banjar, Sutopo, telah membenarkan adanya dugaan penipuan tersebut.
Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya integritas dalam mengelola program sosial. Ketika niat baik untuk membantu masyarakat kecil justru dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir orang, dampaknya merugikan banyak pihak. Transparansi dan pengawasan ketat mutlak diperlukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Mari kita bersama-sama menjaga kepercayaan publik dengan mendukung proses hukum yang adil. Setiap langkah kecil dalam memberantas penyalahgunaan wewenang akan membawa kita menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan berpihak pada rakyat. Jangan biarkan ketidakadilan merajalela, karena perubahan besar dimulai dari kesadaran kolektif untuk tidak diam.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.