Xiaomi 15T Series resmi diluncurkan di pasar Indonesia pada Januari 2025, dengan positioning khusus bagi kalangan profesional di bidang fotografi. Perangkat ini menyasar segmen fotografer, kreator visual, dan penggemar teknologi yang mendambakan kualitas gambar tajam, performa responsif, serta fleksibilitas tinggi dalam genggaman tangan.
Konteks peluncuran ini tidak lepas dari dinamika industri global. Berdasarkan riset Market Growth Reports, segmen pasar kamera smartphone diprediksi mengalami pertumbuhan rata-rata 6,5% dalam kurun satu dekade mendatang. Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya ketergantungan pengguna terhadap fotografi berbasis mobile. Di sisi lain, Nielsen IQ memproyeksikan pertumbuhan pasar smartphone global di angka 1–3% pada tahun 2026, didorong oleh permintaan fitur yang semakin cerdas dan terintegrasi.
Dalam ekosistem modern, fungsi smartphone telah bergeser jauh dari sekadar alat dokumentasi biasa. Mobilitas tinggi dan tuntutan kecepatan dalam mengabadikan momen krusial membuat fotografer profesional kini mulai menjadikan smartphone sebagai senjata utama. Xiaomi merespons tren ini melalui seri 15T dengan mengusung pendekatan fotografi profesional berstandar Leica, sistem kamera responsif, serta alur kerja (workflow) yang praktis.
Andi Renreng, selaku Marketing Director Xiaomi Indonesia, menegaskan komitmen tersebut. “Xiaomi 15T Series kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan fotografer masa kini yang menginginkan kualitas profesional tanpa kompromi terhadap kepraktisan. Kolaborasi berkelanjutan dengan Leica memungkinkan kami menghadirkan karakter visual yang matang dan autentik,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Fitur unggulan pada Xiaomi 15T Series ini terletak pada karakter warna khas Leica yang diusungnya. Perangkat ini memanfaatkan lensa optik Leica Summilux dengan dua pilihan gaya fotografi Leica, yaitu Leica Authentic Look dan Leica Vibrant Look, yang tersedia baik pada mode foto utama maupun mode portrait.
Kombinasi lensa Leica 23mm f/1.7 dengan sensor gambar Light Fusion 800 beresolusi 50MP, dilengkapi teknologi 2.0µm 4-in-1 Super Pixel, menghasilkan reproduksi warna yang konsisten dan natural di berbagai kondisi pencahayaan. Karakter visualnya terasa matang, mendekati keaslian adegan tanpa kecenderungan saturasi berlebihan. Bagi fotografer profesional, hasil jepretan yang “siap pakai” ini mempercepat alur kerja, terutama untuk genre street photography dan kebutuhan editorial yang menuntut kecepatan.
Pada varian Xiaomi 15T Pro, produsen menyematkan kamera telephoto Leica 46mm beresolusi 50MP dengan bukaan lensa f/1.9. Jarak fokal ini dinilai ideal untuk fotografi jalanan dan perjalanan, karena memungkinkan fotografer menjaga jarak fisik dengan subjek, namun tetap memperoleh komposisi framing yang intim serta detail yang terjaga rapi.
Kamera telephoto tersebut merupakan bagian dari Master Lens System yang mencakup pilihan jarak fokal 23mm, 35mm, 46mm, hingga 75mm. Fleksibilitas ini memberikan kebebasan eksplorasi perspektif tanpa perlu berganti perangkat. Efek kompresi perspektif khas lensa telephoto juga membantu mempertegas layering dan kedalaman visual, sehingga cerita dalam satu bingkai terasa lebih kuat dan bernuansa sinematik.
Fotografi profesional menuntut respons yang cepat. Xiaomi 15T Series dilengkapi mode Fastshot serta Xiaomi ProFocus yang mencakup Motion Tracking Focus, Motion Capture, dan Lightning Burst. Fitur-fitur ini memungkinkan pengambilan gambar beruntun dengan fokus dan eksposur tetap stabil, bahkan ketika subjek bergerak cepat.
Dukungan mode 50MP pada kamera wide dan telephoto memberikan fleksibilitas dalam memilih frame terbaik tanpa kehilangan detail penting. Dalam praktiknya, fotografer dapat lebih percaya diri menangkap momen spontan yang hanya terjadi sekali, baik untuk kebutuhan street, event, maupun dokumenter.
Akurasi fokus merupakan elemen krusial dalam fotografi profesional. Xiaomi 15T Series mengandalkan sistem AI-powered autofocus, Xiaomi ProFocus, serta optical image stabilization (OIS) pada kamera utama 23mm. Sistem ini bekerja untuk mengunci fokus secara cepat dan stabil, termasuk pada area mata subjek yang sedang bergerak.
Kemampuan ini terasa optimal saat digunakan di Portrait Mode dan Master Portrait focal lengths 35mm, 46mm, dan 75mm. Hasil portrait tampil dengan pemisahan subjek yang rapi dan ekspresi yang tajam, mendekati karakter kamera mirrorless, namun tetap praktis digunakan di berbagai situasi lapangan.
Selain aspek kamera, Xiaomi 15T Series dirancang untuk mendukung keseluruhan alur kerja fotografi profesional. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400-Ultra fabrikasi 4nm, dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 12GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 512GB. Konfigurasi hardware ini memastikan proses preview, editing ringan, hingga pengolahan file RAW berjalan lancar tanpa hambatan.
Kepraktisan semakin terasa melalui fitur Xiaomi Interconnectivity. Pengguna dapat memindahkan file foto dan video antar perangkat secara cepat, termasuk ke perangkat non-Android, tanpa memerlukan kabel atau aplikasi tambahan. Bagi fotografer profesional, kemudahan ini mendukung produktivitas dari proses pemotretan hingga distribusi konten ke berbagai platform.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi mobile, kehadiran Xiaomi 15T Series menjadi penanda bahwa batas antara perangkat telepon dan kamera profesional semakin kabur. Dengan menggabungkan teknologi Leica, performa chipset terkini, dan ekosistem yang terintegrasi, perangkat ini mengajak pengguna untuk menjelajahi kreativitas tanpa batas. Setiap momen yang tertangkap bukan hanya sekadar gambar, melainkan cerita yang dihadirkan dengan kualitas setara kamera profesional langsung dari genggaman tangan.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Penulis Berpengalaman 5 tahun.