Tahun Ini Tujuh Pejabat Eselon II di Pemkab Tasikmalaya Pensiun, Komisi I Minta Manajemen Talenta Dijalankan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sebanyak tujuh posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dipastikan akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2026 mendatang. Pejabat yang akan pensiun tersebut mayoritas menduduki peran strategis, mulai dari asisten daerah, staf ahli, hingga kepala dinas dan badan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Iing Farid Khozin, M.Si., memastikan jumlah JPT yang pensiun tahun ini mencapai tujuh orang. Mereka berasal dari berbagai posisi struktural vital di pemerintahan daerah.

Pejabat eselon II yang akan memasuki masa pensiun antara lain Nana Heryana, Yayat Suryatna, dan Asep Gunadi yang saat ini menjabat sebagai asisten daerah. Selain itu, ada Iyan Sukmana yang menduduki jabatan staf ahli, serta Agus Bachtiar yang telah memasuki masa persiapan pensiun. Dari unsur kepala perangkat daerah, terdapat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fuad Abdul Aziz. Satu jabatan lain yang akan ditinggalkan adalah posisi Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya yang saat ini dijabat oleh Iing Farid Khozin sendiri.

โ€œUntuk JPT yang akan pensiun ini akan pensiun mulai April, Juli, Agustus dan Oktober 2026,โ€ jelas Iing saat dihubungi Radar, Rabu 21 Januari 2026.

Iing menyampaikan bahwa BKPSDM telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut melalui penerapan manajemen talenta. Menurutnya, sistem ini diharapkan mampu menjamin pengisian jabatan berjalan objektif dan sesuai kompetensi. โ€œYang sudah disiapkan BKPSDM insyaallah menggunakan MT atau manajemen talenta dalam pengisiannya yang pensiun ini,โ€ ungkap dia.

Ia menambahkan, proses pengisian jabatan akan dilakukan melalui tahapan dan mekanisme yang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta petunjuk teknis yang berlaku. โ€œMudah mudahan pada waktunya sudah on semua itu, maka nanti tinggal proses. Yang jelas BKPSDM sedang mempersiapkannya,โ€ tambah Iing.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Andi Supriyadi menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi kekosongan jabatan eselon II tersebut. Ia mendorong BKPSDM agar memastikan seluruh tahapan pengisian jabatan dilakukan secara transparan dan profesional.

Transisi kepemimpinan di birokrasi pemerintahan seringkali menjadi momentum krusial yang menentukan kualitas layanan publik ke depan. Menghadapi kekosongan tujuh jabatan strategis ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya perlu memastikan regenerasi tidak hanya sekadar mengisi kekosongan, melainkan melakukan kurasi ketat berdasarkan kompetensi dan integritas. Implementasi manajemen talenta yang diusung BKPSDM harus berjalan objektif, terbuka, dan bebas dari intervensi politik praktis agar birokrasi tetap stabil dan berkinerja tinggi.

Pada akhirnya, rotasi dan regenerasi pejabat adalah hal yang lumrah dalam roda pemerintahan. Namun, keberhasilan transisi ini akan terukur dari sejauh mana pemimpin baru mampu menjaga keberlanjutan program pembangunan dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. Mari kita kawal proses ini bersama, karena birokrasi yang bersih dan kompeten adalah kunci utama terwujudnya pelayanan publik yang prima dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan