Pengendara Motor Meninggal Usai Senggol Spion Mobil Box di Banjar

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kecelakaan maut menelan korban jiwa terjadi di wilayah hukum Polres Banjar, Jawa Barat. Peristiwa nahas itu menimpa seorang pengendara sepeda motor yang terlibat insiden di Jalan Pataruman, tepatnya di kawasan Lingkungan Babakansari RT 03 RW 09, Kecamatan Pataruman, pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjar, kecelakaan bermula ketika sepeda motor merk Byson dengan nomor polisi BG 6449 IS yang dikemudikan oleh Andi Badra Komara melaju dari arah timur (Dobo) menuju ke barat (Pasar Banjar). Di lokasi kejadian, pengendara motor diduga kuat bersenggolan dengan spion sebelah kanan dari sebuah truk box bernomor polisi D 8753 FH yang dikemudikan oleh Tendi Karyana, yang saat itu berjalan dari arah berlawanan.

Akibat tabrakan tersebut, Andi Badra Komara terjatuh dan mengalami luka-luka serius. Sayangnya, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar meskipun telah mendapatkan pertolongan medis. Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rahmat, menjelaskan bahwa pengendara motor tidak mengenakan helm saat kejadian, sehingga luka yang dialami cukup parah. Selain itu, sepeda motor korban sempat melaju tanpa kendali dan menabrak tembok depan sebuah warung yang tak jauh dari lokasi kecelakaan sebelum akhirnya berhenti.

Petugas kepolisian dari unit Gakkum Satlantas Polres Banjar telah menangani kecelakaan ini dengan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi di lokasi. Pihak kepolisian kembali menegaskan pentingnya keselamatan berkendara. “Kita tak henti-hentinya mengimbau masyarakat, khususnya pengendara untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Ipda Rahmat.

Data terkini menunjukkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah Indonesia masih cukup tinggi, dengan faktor human error dan kelalaian pengguna jalan menjadi penyebab dominan. Analisis terhadap kasus ini mengungkapkan pentingnya disiplin dalam mematuhi rambu lalu lintas dan standar keamanan berkendara, seperti penggunaan helm yang memenuhi standar SNI. Seringkali, kelalaian kecil seperti tidak mengenakan helm atau kurangnya kewaspadaan saat berkendara bisa berakibat fatal. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari kepedulian terhadap pengguna jalan lainnya.

Bayangkan jika setiap pengendara memiliki kesadaran penuh akan risiko di jalan raya. Ketika helm terpasang dengan benar dan fokus penuh terjaga, potensi cedera berat dapat diminimalkan. Jangan biarkan kelalaian sekecil apapun merenggut nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Mari menjadi pengendara yang bijak, karena keselamatan adalah prioritas utama yang harus diperjuangkan setiap saat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan