OnePlus 13s Hadirkan Fitur Bypass Charging Melalui OxygenOS 16

Saskia Puti

By Saskia Puti

OnePlus 13s kini menerima pembaruan OxygenOS 16 yang menghadirkan fitur bypass charging, mulai bergulir pada Januari 2026. Laporan dari Gizmochina menyebutkan pembaruan ini dirilis untuk meningkatkan efisiensi daya sekaligus menjaga kesehatan baterai saat perangkat digunakan dalam kondisi tertentu.

Fitur ini memungkinkan daya dari adaptor masuk langsung ke sistem ponsel tanpa melalui baterai, terutama saat penggunaan berkepanjangan saat tersambung ke charger. OnePlus menargetkan peningkatan pengalaman pengguna, khususnya bagi kalangan mobile gamer, profesional, hingga pengguna produktivitas harian yang kerap menggunakan ponsel sambil mengisi daya.

Mekanisme Bypass Charging pada OnePlus 13s

Bypass charging bekerja dengan mengalirkan arus listrik langsung ke sistem ponsel, bukan ke baterai. Dengan demikian, siklus pengisian baterai berhenti saat ponsel digunakan sambil dicas, mengurangi beban kerja baterai secara signifikan.

Pada OnePlus 13s, sistem di OxygenOS 16 akan mengaktifkan fitur ini secara otomatis ketika mendeteksi penggunaan aplikasi berat atau gim grafis tinggi saat perangkat terhubung ke sumber daya eksternal. Beberapa manfaat utamanya meliputi pengurangan panas berlebih, perlambatan degradasi baterai jangka panjang, serta menjaga stabilitas performa saat penggunaan intensif.

Meskipun fitur ini sebelumnya sudah hadir di beberapa ponsel gaming, kehadirannya di lini flagship utama seperti OnePlus 13s menandai adopsi teknologi yang lebih luas di pasar mainstream.

Optimasi OxygenOS 16 untuk Kesehatan Baterai

Pembaruan OxygenOS 16 tidak hanya menghadirkan bypass charging, tetapi juga menyempurnakan manajemen baterai secara keseluruhan. OnePlus meningkatkan optimasi pengisian adaptif dan kontrol suhu yang lebih presisi untuk mendukung kesehatan perangkat.

Sebelumnya, OxygenOS telah memperkenalkan fitur seperti penahanan daya pada persentase tertentu, penjadwalan pengisian berdasarkan kebiasaan pengguna, serta pemantauan suhu real-time saat fast charging. Kehadiran bypass charging melengkapi strategi ini, terutama untuk skenario penggunaan ekstrem yang sebelumnya sulit diatasi hanya dengan optimasi software konvensional.

Relevansi untuk Pengguna di Indonesia

Bagi pengguna di Indonesia, fitur ini memiliki relevansi tinggi mengingat pola penggunaan smartphone yang intensif, mulai dari gaming, streaming, hingga pekerjaan berbasis aplikasi. Kondisi iklim tropis yang kerap memicu kenaikan suhu perangkat juga menjadikan manajemen panas faktor krusial.

Dengan bypass charging, OnePlus 13s dapat meminimalkan peningkatan suhu saat digunakan sambil dicas, yang berdampak pada umur komponen internal. Fitur ini juga sejalan dengan tren penggunaan charger berdaya tinggi yang kini semakin umum, di mana daya besar langsung dialirkan ke sistem tanpa membebani baterai, sehingga risiko penurunan kapasitas dapat ditekan.

Ketersediaan dan Cara Kerja Otomatis

Fitur bypass charging tersedia melalui pembaruan OxygenOS 16 secara bertahap. Pengguna disarankan memastikan perangkat menjalankan versi sistem terbaru untuk menikmati fitur ini tanpa perlu pengaturan manual khusus.

Sistem akan mengelola aliran daya secara otomatis berdasarkan skenario penggunaan dan kondisi perangkat. OnePlus juga menyediakan indikator dan kontrol terkait baterai agar pengguna dapat memantau status pengisian secara transparan, sejalan dengan filosofi OxygenOS yang mengutamakan pengalaman sederhana namun tetap memberikan kontrol teknis penting.

Strategi OnePlus dalam Persaingan Flagship

Penambahan bypass charging mencerminkan strategi OnePlus menghadapi persaingan ketat di segmen flagship. Inovasi kini tidak hanya sebatas peningkatan spesifikasi, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan dan kenyamanan jangka panjang.

Produsen smartphone global berlomba menawarkan fitur yang memperpanjang usia perangkat, baik melalui dukungan software jangka panjang maupun teknologi perlindungan baterai. OxygenOS 16 menjadi salah satu diferensiasi OnePlus, mengadopsi fitur yang sebelumnya identik dengan perangkat khusus gaming untuk memperluas daya tarik OnePlus 13s ke segmen pengguna lebih luas tanpa mengubah identitasnya sebagai smartphone premium serba guna.

Kehadiran bypass charging di OxygenOS 16 membuka peluang pengembangan fitur lanjutan, seperti integrasi dengan profil penggunaan, AI manajemen daya, hingga pengaturan granular berbasis aplikasi. Bagi OnePlus, pembaruan ini menegaskan bahwa inovasi software tetap menjadi fondasi utama menjaga relevansi produk di tengah siklus hardware yang semakin cepat.

Bagi pengguna, OxygenOS 16 memberikan nilai tambah nyata yang langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari, khususnya menjaga performa dan kesehatan baterai OnePlus 13s dalam jangka panjang.

Tren Perlindungan Baterai di Industri Smartphone

Industri smartphone global belakangan ini semakin gencar menghadirkan teknologi untuk memperpanjang umur baterai. Selain OnePlus, beberapa produsen lain juga mulai mengadopsi mekanisme serupa untuk mengatasi keluhan pengguna terkait degradasi baterai cepat akibat pengisian daya intensif.

Studi kasus menarik dari penggunaan bypass charging terlihat pada komunitas mobile gamer yang kerap memainkan gim berat seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile dalam durasi lama. Tanpa fitur ini, suhu baterai dapat melonjak hingga 40-45°C dalam waktu singkat, mempercepat proses degradasi kimia dalam sel baterai. Dengan bypass charging, suhu dapat dijaga di kisaran 30-35°C karena beban kerja baterai berkurang drastis.

Data riset terbaru dari lembaga pengujian baterai Cadex pada 2024 menunjukkan bahwa pengurangan siklus pengisian penuh dapat mempertahankan kapasitas baterai hingga 80% setelah 500 siklus, dibandingkan dengan 70% pada penggunaan normal tanpa optimasi. Ini menjadi bukti bahwa inovasi software seperti bypass charging bukan sekadar fitur tambahan, melainkan solusi nyata untuk keberlanjutan perangkat.

Analisis unik menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini di pasar Indonesia sangat strategis mengingat tingginya penetrasi gim mobile dan kebutuhan produktivitas. Dengan iklim tropis yang cenderung panas, bypass charging menjadi solusi pasif yang efektif menjaga kesehatan perangkat tanpa perlu aksesoris pendingin tambahan.

Penggunaan bypass charging juga selaras dengan tren penggunaan fast charging 65W ke atas yang semakin umum. Tanpa mekanisme bypass, daya tinggi yang masuk saat perangkat digunakan dapat memicu stres termal pada baterai. Teknologi ini memastikan daya besar dimanfaatkan secara optimal untuk operasional sistem, bukan untuk mengisi ulang sel baterai yang sedang tidak butuh energi tambahan.

Implementasi ini juga menjadi contoh bagaimana produsen smartphone berusaha mengatasi isu e-waste dengan memperpanjang umur perangkat. Daripada mengganti ponsel setiap dua tahun karena baterai drop, pengguna kini bisa menjaga performa OnePlus 13s lebih lama, sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Pembaruan OxygenOS 16 dengan bypass charging menunjukkan komitmen OnePlus dalam menghadirkan inovasi berfokus pada pengguna nyata. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjaga investasi jangka panjang pengguna melalui perlindungan baterai yang lebih baik.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan