Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memberikan penjelasan terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah persidangan belakangan ini. Ia menyatakan bahwa kondisi kesehatannya sedang menurun sejak awal tahun 2025.
“Saya itu awal tahun 2025, ya, itu betul-betul saya baru pernah merasakan sakit, itu boleh dibilang saya jatuh, ya bukan pingsan lagi, sudah-sudah lupa sama sekali, saya pikir sudah hilang sudah saya,” kata Anwar kepada wartawan di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Anwar mengungkapkan dirinya harus dirawat intensif di rumah sakit sejak insiden tersebut. Proses pemulihannya diperkirakan memakan waktu yang cukup lama, sekitar satu hingga dua tahun ke depan. “Akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tidak ada kata lain, harus diopname,” ujar Anwar. “Bukan hanya istirahat. Istirahat jelas, dan perawatan pemulihan antara 1 sampai 2 tahun,” katanya.
Selama masa perawatan, Anwar mengaku harus menjalani pola konsumsi obat yang ketat. “Dan itu terus terang jarang yang tahu bahwa saya itu tiap hari, tiga kalo sehari bahkan ada yang empat kali untuk minum obat. Nah itu ada contoh di kotak obat. Jadi ya kebetulan saya juga terima kasih biar jelas ya. Itu ada. Nah inilah contoh obat. Ini bukan, bukan, mohon maaf ya, bukan dijadikan alasan,” jelasnya sambil menunjukkan obatnya.
Meski menghadapi tantangan kesehatan, Anwar menegaskan dedikasinya yang tak pernah pudar selama hampir 40 tahun berkarier di lembaga peradilan. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah mengambil cuti, baik saat bertugas di Mahkamah Agung (MA) maupun di MK. “Saya ini orang yang saya sudah dari tahun ’85 ya, sudah hampir 40 tahun jadi hakim tidak pernah yang namanya cuti, insyaallah nggak pernah. Baik sewaktu menjadi Kepala Biro Kepegawaian di Mahkamah Agung eselon 2, naik ke eselon 1 Kepala Badan Litbang di MA. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, saya untuk bangsa dan negara tidak ada istilah nanti dulu,” imbuhnya.
Sebelumnya, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah melayangkan surat peringatan kepada Anwar Usman. Peringatan tersebut diberikan lantaran catatan kehadiran Anwar dalam rapat serta persidangan menunjukkan angka ketidakhadiran yang signifikan sepanjang tahun 2025.
Ketua MKMK I Dewa Gede Palguna menyampaikan hal tersebut saat membacakan Laporan Pelaksanaan Tugas MKMK sepanjang 2025. “Bahwa berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan sidang sepanjang 2025, terdapat 1.093 kali sidang yang menyidangkan 672 permohonan dan menghasilkan sejumlah 264 putusan,” ujar Palguna, Jumat (2/1).
Palguna merinci surat peringatan tertanggal 41/MKMK/12/2025 tersebut ditujukan kepada Yang Mulia Profesor Honoris Causa Unissula Dr Anwar Usman, SH, MH. Surat ini diterbitkan untuk memantau pelaksanaan kode etik, khususnya terkait kehadiran hakim konstitusi dalam persidangan dan rapat permusyawaratan hakim.
Berdasarkan data yang dipaparkan MKMK, Anwar Usman tercatat sebagai hakim dengan tingkat ketidakhadiran tertinggi. Dari total 589 sidang pleno yang digelar sepanjang 2025, Anwar hanya hadir dalam 508 kali persidangan, sedangkan 81 kali lainnya ia absen. Selain itu, Anwar juga tidak menghadiri 32 dari 160 sidang panel yang diselenggarakan.
Di tengah dinamika kelembagaan yang terjadi, penting bagi kita untuk memahami bahwa tantangan kesehatan seringkali datang tanpa diduga, bahkan bagi sosok yang telah mengabdi puluhan tahun tanpa lelah. Situasi ini mengajarkan kita tentang pentingnya keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan menjaga kesehatan fisik. Mari kita doakan bersama agar Anwar Usman segera pulih dan kembali beraktivitas dengan kondisi prima, serta semangat menjaga integritas tetap menyala dalam setiap langkah pengabdian bagi bangsa.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.