Pria di Langkat Meninggal Dunia Usai Overdosis dan Konsumsi Miras di Pesta Ulang Tahun

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sebuah kabar duka menyebar cepat di media sosial terkait seorang pemuda berusia 25 tahun berinisial COT yang dilaporkan meninggal diduga akibat overdosis. Kejadian ini bermula saat korban menghadiri pesta ulang tahun di kediamannya di Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Jumat (16/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Bersama empat rekannya, korban menenggak minuman keras di pesta tersebut.

Tak cukup sampai di situ, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, korban beserta teman-temannya melanjutkan acara ke tempat hiburan malam (THM) berinisial BN yang berlokasi di Dusun Ban Rejo, Desa Purwobinangun. Di lokasi ini, korban kembali mengonsumsi miras. Namun, kegembiraan malam itu berubah menjadi tragedi pada pukul 04.00 WIB. Teman korban, RE (22), menemukan COT dalam kondisi terduduk dengan mulut mengeluarkan busa.

Pihak rekan korban segera membawanya ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djoelham Binjai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa pemuda tersebut tidak tertolong. Dokter menyatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB, dan jenazah kemudian dibawa ke rumah duka pada pukul 06.00 WIB.

Kabar ini menjadi viral setelah beredar unggahan di media sosial yang menyertakan foto peti jenazah dengan potret pria diduga korban. Narasi dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa korban tewas usai pesta ulang tahun dan melanjutkan minum miras di tempat hiburan malam Blue Night. Menanggapi hal ini, Kapolsek Sei Bingai, AKP Endramawan Sitepu, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi mengenai meninggalnya pemuda di Kecamatan Sei Bingai pada Sabtu (17/1). Polisi pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, termasuk mendatangi rumah korban dan memeriksa keterangan saksi berinisial RE (22) dan JS (50). Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap kronologi lengkap perjalanan malam naas korban hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Fenomena kematian akibat konsumsi miras oplosan atau minuman beralkohol berlebihan seringkali menjadi isu hangat di masyarakat, terutama di kalangan remaja dan pemuda. Data riset terbaru menunjukkan bahwa konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat, gangguan pernapasan, hingga kematian mendadak. Banyak kasus serupa terjadi karena ketidaktahuan akan batas aman konsumsi atau adanya campuran bahan berbahaya dalam minuman tersebut.

Masyarakat perlu lebih waspada terhadap bahaya miras oplosan yang seringkali beredar bebas dengan harga murah. Edukasi mengenai risiko kesehatan dan dampak sosial dari konsumsi alkohol harus terus digalakkan, terutama bagi orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Penting bagi generasi muda untuk memilih aktivitas positif dan menghindari pergaulan bebas yang rentan terjerumus ke dalam kebiasaan merusak kesehatan. Jangan biarkan kenangan sesaat menghancurkan masa depan yang panjang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan