Polisi Tangkap Sopir Pajero Tabrak Lari 6 Motor dan Pagar Mapolda Jambi, Positif Narkoba

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pengemudi mobil Pajero yang terlibat kecelakaan tabrak lari menabrak enam pengendara sepeda motor serta pagar Markas Polda Jambi akhirnya diamankan. Polisi memastikan bahwa pengemudi tersebut berada dalam pengaruh zat terlarang dan alkohol saat kejadian berlangsung.

Identitas pengemudi diketahui bernama Divfal Kencana (26), seorang warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Insiden nahas ini terjadi pada hari Minggu, 18 Januari 2026, tepatnya pada pukul 03.10 WIB dini hari. Mobil berwarna putih dengan nomor polisi B-1989-PRS tersebut terlebih dahulu menabrak korban pengendara motor di kawasan Tugu Keris.

Usai menabrak, pelaku melarikan diri dengan kecepatan tinggi dan berusaha menghindari kejaran. Namun, aksinya berakhir setelah mobil yang dikendarainya menabrak pagar pembatas Mapolda Jambi. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji, menjelaskan bahwa petugas piket penjagaan yang berada di lokasi segera bertindak dan berhasil mengamankan pelaku. Mobil tersebut akhirnya berhenti di dalam area lapangan Polda Jambi setelah menabrak traffic cone yang ada di sana.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku diduga mengemudi mobil dalam kondisi terpengaruh narkotika, yang dibuktikan dengan hasil tes urine positif mengandung zat amphetamine dan methamphetamine,” ujar Erlan. Selain narkoba, pengemudi juga diketahui berada di bawah pengaruh alkohol.

Mengenai nasib korban, Ditlantas Polda Jambi telah melakukan evakuasi terhadap para korban kecelakaan lalu lintas tersebut. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Jambi untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan lebih lanjut terkait kecelakaan beruntun ini.

Potret Bahaya Mengemudi di Bawah Pengaruh Zat Terlarang

Kasus kecelakaan yang melibatkan Divfal Kencana ini menjadi pengingat keras tentang betapa berbahayanya mengemudi dalam kondisi tidak sadar. Mengonsumsi narkoba jenis amphetamine dan methamphetamine dapat menyebabkan gangguan psikomotor, halusinasi, serta emosi yang tidak stabil, yang tentu sangat berisiko di jalan raya. Ditambah dengan konsumsi alkohol, kemampuan fokus dan reaksi pengemudi akan menurun drastis.

Berdasarkan data korlantas polri, kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pengendara di bawah pengaruh alkohol dan narkoba menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Faktor ini seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal karena melanggar aturan lalu lintas secara sadar namun tanpa kendali penuh.

Studi Kasus: Dampak Psikologis dan Sosial

Sebuah studi kasus dari Universitas Indonesia tahun 2023 mengungkap bahwa pengendara yang terbiasa menggunakan zat psikoaktif cenderung memiliki tingkat kecerobohan (risk-taking behavior) yang jauh lebih tinggi dibanding pengendara normal. Dalam jangka panjang, selain merusak kesehatan mental individu, kebiasaan ini juga berpotensi merenggut nyawa orang lain yang tidak bersalah.

Berikut adalah ilustrasi infografis sederhana mengenai siklus bahaya mengemudi dalam pengaruh zat terlarang:

  1. Konsumsi Zat: Pengemudi mengonsumsi alkohol atau narkoba.
  2. Penurunan Fokus: Kemampuan konsentrasi menurun, penglihatan kabur.
  3. Reaksi Lambat: Keterlambatan merespons rambu atau objek di jalan.
  4. Kecelakaan: Terjadinya tabrakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran hukum. Aturan tegas harus ditegakkan agar efek jera dapat dirasakan oleh pelaku. Edukasi terus-menerus mengenai dampak buruk narkoba dan alkohol bagi keselamatan berkendara harus menjadi prioritas, terutama bagi kalangan muda yang rentan terpapar gaya hidup berisiko.

Jadikan keselamatan di jalan sebagai tanggung jawab bersama, bukan sekadar kewajiban. Setiap keputusan yang diambil saat mengemudi dapat menentukan nasib banyak orang. Mari kita bangun budaya tertib lalu lintas yang humanis dan tanpa kompromi terhadap zat terlarang demi masa depan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan