Seorang manula di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terseret arus banjir. Korban yang diketahui bernama Namat (79 tahun) tersebut dievakuasi oleh warga sekitar lokasi kejadian.
Rinto Butarbutar, petugas Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan kabar tersebut melalui telepon. “Kita ditelepon, dikabari, sudah dievakuasi ke darat oleh warga. Korban sempat terseret arus,” ujarnya pada Senin, 19 Januari 2026.
Kejadian nahas tersebut berlangsung pada Minggu pagi, 18 Januari, di kawasan Perumnas 3, tepatnya di Jalan Halmahera 10 RT 07 RW 06, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Wilayah tersebut dilanda ketinggian air yang cukup signifikan.
Diduga kuat, korban sedang berusaha menyelamatkan diri menuju area yang lebih aman mengingat kondisi air di lokasi sudah semakin tinggi. “Bisa jadi mau evakuasi menyelamatkan diri karena di sana air sudah tinggi, lalu jatuh atau terpeleset. Infonya ada riwayat penyakit juga dia,” jelas Rinto.
Saat kejadian, korban berada di dekat jalan yang tergenang. Arus banjir yang tiba-tiba menguat menyebabkan korban terjatuh. Warga sekitar sempat berusaha menarik korban untuk mencegah terseret lebih jauh, namun usaha tersebut gagal dan korban terbawa ke aliran air yang lebih deras.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Rinto juga menambahkan, “Korban ada dugaan riwayat penyakit stroke. Infonya langsung diserahkan ke keluarga.”
Sementara itu, Idham Kholid, Kasie Logistik BPBD Kota Bekasi, mengungkapkan bahwa penyebab utama kejadian ini adalah curah hujan lebat dengan durasi yang cukup lama. Hujan tersebut memicu terjadinya genangan air di beberapa titik di seluruh Kota Bekasi, dengan fokus utama di Perumnas 3.
“Tim BPBD mendapat laporan adanya korban meninggal yang terseret arus, korban berhasil dievakuasi masyarakat pada pukul 09.00 WIB namun nyawanya tidak tertolong,” imbuh Idham.
Banjir seringkali datang tanpa diduga, membawa risiko besar bagi keselamatan jiwa, terutama bagi lansia yang mobilitasnya terbatas. Data menunjukkan bahwa perubahan iklim memperparah intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan. Penting bagi setiap keluarga untuk memiliki rencana evakuasi darurat dan memastikan anggota rumah tangga yang rentan mendapatkan perhatian khusus saat bencana melanda. Jangan pernah meremehkan derasnya aliran air, karena sekecil apapun genangan bisa berubah menjadi ancaman mematikan. Mari bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan bencana untuk melindungi orang-orang tercinta.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.