Tumpukan sampah di tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan bahwa sampah-sampah tersebut bukan berasal dari aktivitas warga setempat, melainkan ulah oknum pihak swasta yang tidak bertanggung jawab.
Yogi Ikhwan, Pejabat Humas DLH DKI Jakarta, menegaskan bahwa warga Muara Baru menolak keras praktik pembuangan sampah dan puing secara ilegal di kawasan tanggul dan badan air. Mereka menegaskan tidak ingin disalahkan atas tindakan segelintir oknum yang membuang sampah ke perairan tersebut.
“Warga menilai praktik pembuangan sampah liar ini sudah menimbulkan dampak nyata. Mulai dari pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga meningkatnya risiko banjir di kawasan pesisir tersebut. Selain itu, ekosistem pesisir juga terancam rusak akibat penumpukan sampah dan puing di badan air,” ujar Yogi.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah harus dilakukan sesuai aturan dan di lokasi yang semestinya. DLH DKI Jakarta menegaskan akan menindak tegas pembuangan sampah secara ilegal di tanggul maupun badan air, termasuk melalui penegakan hukum dan pengawasan yang ketat.
DLH DKI Jakarta telah menangani tumpukan sampah tersebut secara intensif sejak Jumat (16/1). Sebanyak 137 ton sampah berhasil diangkut dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan proses pengangkutan dilakukan bertahap. Pada Jumat (16/1), petugas mengangkut 35 ton sampah. Jumlah tersebut bertambah 25 ton pada hari kedua, dan melonjak signifikan pada hari ketiga, Minggu (18/1), dengan total 77 ton sampah terangkut.
“Pada hari ketiga, kami memperkuat penanganan dengan mengerahkan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh unit truk sampah tipe kecil, enam unit truk tipe besar, dua unit excavator, serta dua unit perahu karet. Penanganan juga didukung berbagai alat bantu seperti APD, serokan sampah, cangkrang, dan kontainer sampah untuk mempercepat proses pengangkutan,” ujar Asep dalam keterangan, Senin (19/1).
Video viral menunjukkan sampah menumpuk dan mengapung di perairan sekitar Tanggul Pantai Muara Baru. Terlihat beragam jenis sampah, mulai dari plastik hingga potongan kayu, menggenang di perairan berwarna cokelat dan terkonsentrasi di satu titik di sekitar tanggul. Tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat permukiman warga yang berada di tepi perairan.
Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat beserta jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi. “Hasil pengecekan menunjukkan lokasi tersebut merupakan danau yang terbentuk akibat pembangunan tanggul NCICD dan saat ini masih dalam proses sertifikasi oleh BPAD,” kata Hendra dalam keterangan, Sabtu (17/1).
Data Riset Terbaru:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui DLH terus memantau kualitas air di perairan Muara Baru pasca-penanganan sampah. Sementara itu, analisis awal menunjukkan bahwa volume sampah yang masuk ke kawasan tersebut berasal dari luar wilayah RT/RW setempat, mengindikasikan adanya jaringan pembuangan sampah liar yang terorganisir.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Masalah sampah di Muara Baru adalah contoh klasik dari eksternalitas negatif di perkotaan, di mana biaya sosial dan lingkungan ditanggung oleh komunitas lokal sementara keuntungan ekonomis mungkin dinikmati pihak lain. Penumpukan 137 ton sampah dalam waktu singkat menunjukkan skala operasional ilegal yang perlu diwaspadai. Solusi jangka panjang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan ekosistem pesisir dan kesehatan publik.
Setiap tindakan kecil yang kita lakukan, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mendukung kebijakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, memiliki dampak besar bagi masa depan kota kita. Mari kita jaga lingkungan pesisir Jakarta agar tetap bersih dan lestari untuk generasi mendatang.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.