Wali Kota Pekanbaru Bangun Lapangan Mini Soccer Gratis untuk Warga

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meluncurkan inovasi nasional berupa pembangunan lapangan mini soccer gratis milik pemerintah daerah yang pertama di Indonesia. Fasilitas yang diberi nama Kencana Mini Soccer ini berlokasi di area eks Dinas Kesehatan, Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi, dan terbuka gratis untuk seluruh masyarakat tanpa biaya.

Lapangan ini dirancang dengan spesifikasi bertaraf internasional, mencakup kualitas rumput sintetis, ukuran lapangan, sistem drainase, serta pencahayaan yang memadai untuk aktivitas siang dan malam hari. Agung menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan upaya nyata menghadirkan keadilan akses olahraga bagi warga.

Komitmen ini berakar pada prinsip bahwa fasilitas publik yang dibiayai oleh anggaran rakyat harus dinikmati sepenuhnya oleh rakyat. Agung menyatakan, “Apa yang dibangun dengan anggaran rakyat, harus dinikmati oleh rakyat. Dari rakyat, harus kembali untuk rakyat.”

Rencana pengembangan tidak berhenti di satu titik. Konsep serupa akan diterapkan di seluruh kecamatan dengan tema olahraga yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah, seperti lapangan voli, futsal, atau mini soccer. Tujuannya adalah pemerataan fasilitas berkualitas yang dikelola pemerintah untuk masyarakat.

Pengelolaan fasilitas ini akan menerapkan prinsip tertib, aman, dan berkelanjutan melalui kesadaran bersama dengan konsep “masuk bersih, pulang bersih.” Langkah ini sejalan dengan visi Pekanbaru sebagai kota yang sehat, aktif, dan inklusif, sekaligus menyediakan ruang positif bagi generasi muda dan komunitas olahraga. Dengan terobosan ini, Pekanbaru ditargetkan menjadi contoh nasional dalam pengelolaan fasilitas olahraga publik yang berpihak pada masyarakat.

Analisis dan Konteks Tambahan
Pembangunan fasilitas olahraga gratis seperti ini memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat perkotaan. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), akses terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga sangat penting untuk menurunkan angka stres dan meningkatkan kesehatan mental, terutama di tengah kepadatan kota. Studi kasus di beberapa negara menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas olahraga gratis mampu mengurangi angka kenakalan remaja dengan mengalihkan energi positif mereka ke aktivitas terstruktur. Implementasi konsep “berkelanjutan” yang melibatkan kesadaran masyarakat (seperti menjaga kebersihan) adalah kunci keberhasilan jangka panjang, mengingat biaya perawatan fasilitas publik seringkali menjadi tantangan utama di banyak daerah.

Kehadiran lapangan mini soccer berstandar internasional di tengah kota bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga investasi sosial yang menarik generasi muda untuk lebih aktif bergerak dan menjauhi gaya hidup pasif. Ketika pemerintah hadir memastikan fasilitas berkualitas bisa diakses semua kalangan tanpa biaya, hal ini secara tidak langsung membangun kepercayaan publik dan rasa memiliki terhadap ruang kota. Mari kita manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya, karena kesehatan yang optimal adalah hak setiap warga yang harus diperjuangkan bersama, bukan hanya mimpi di atas kertas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan