Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Hery Sudarmanto, diduga menggunakan dana hasil pemerasan izin Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk membeli mobil mewah, bahkan setelah dirinya pensiun dari jabatan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan fakta bahwa transaksi pembelian mobil tersebut dilakukan melalui rekening kerabatnya guna menyamarkan asal usul dana.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa tersangka kasus suap ini membeli kendaraan roda empat jenis Toyota Innova Reborn Zenix keluaran tahun 2024. “Dari uang yang ditampung di rekening kerabatnya tersebut, ada yang digunakan untuk membeli mobil. Toyota Innova Reborn Zenix tahun 2024,” ujar Budi. Saat ini, mobil hasil korupsi tersebut telah disita oleh penyidik KPK bersama dengan bukti lainnya.
KPK menegaskan bahwa dana yang digunakan berasal dari agen TKA yang memanipulasi proses perizinan. Meski sudah tidak aktif lagi sebagai pegawai negeri, Hery diduga masih memiliki pengaruh signifikan dalam penerbitan dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Penyidik masih mendalami mengapa mantan pejabat ini masih menerima aliran dana dari agen TKA di tengah status pensiunnya.
Kasus ini merupakan pengembangan dari dugaan korupsi yang terjadi antara tahun 2019 hingga 2023 dengan total uang suap yang dikumpulkan mencapai Rp 53 miliar. Awalnya, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka, namun bertambah satu orang menjadi sembilan tersangka setelah pemeriksaan lebih lanjut, termasuk Hery Sudarmanto. Praktik pemerasan ini diduga melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Kemnaker yang memanfaatkan posisi mereka untuk memeras calon tenaga kerja asing yang akan bekerja di Indonesia.
Berikut adalah daftar nama yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini:
- Gatot Widiartono, Koordinator Analisis dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) tahun 2021-2025.
- Putri Citra Wahyoe, Petugas Hotline RPTKA periode 2019-2024 dan Verifikator Pengesahan RPTKA pada Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) tahun 2024-2025.
- Jamal Shodiqin, Analis TU Direktorat PPTKA tahun 2019-2024 yang juga Pengantar Kerja Ahli Pertama Direktorat PPTKA tahun 2024-2025.
- Alfa Eshad, Pengantar Kerja Ahli Muda Kemnaker tahun 2018-2025.
- Suhartono, Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker tahun 2020-2023.
- Haryanto, Direktur PPTKA tahun 2019-2024 yang juga Dirjen Binapenta dan PKK tahun 2024-2025 dan kini menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Internasional.
- Wisnu Pramono, Direktur PPTKA tahun 2017-2019.
- Devi Angraeni, Direktur PPTKA tahun 2024-2025.
- Hery Sudarmanto, Sekjen Kemnaker periode 2017-2018.
Kasus ini mengungkap bagaimana celah birokrasi seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, bahkan setelah seseorang pensiun dari jabatannya. Penyidik terus menggali keterkaitan aliran dana dan jaringan yang memungkinkan pemerasan terus berjalan meskipun Hery sudah tidak lagi memegang kekuasaan formal. Bukti digital dan transaksi keuangan menjadi kunci utama dalam mengungkap skandal ini hingga ke akar-akarnya.
Pengungkapan ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya transparansi dan pengawasan ketat dalam proses perizinan, khususnya yang menyangkut penggunaan tenaga kerja asing. Penguatan sistem integritas di instansi pemerintah perlu dilakukan secara masif untuk memutus mata rantai korupsi yang merugikan negara dan menghambat iklim investasi. Masyarakat diimbau untuk terus mengawasi proses hukum ini agar keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.