Gempa Magnitudo 3.0 hingga 3.3 Guncang Tiga Daerah di Sulteng Pagi Ini.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Berikut adalah pemrosesan teks sesuai dengan perintah dan aturan yang Anda berikan.

Tiga gempa bumi beruntun mengguncang Sulawesi Tengah pada pagi ini, Sabtu (17/1/2025). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa menyebar di tiga lokasi berbeda dengan kekuatan magnitudo (M) yang bervariasi.

Guncangan pertama terjadi pukul 07.17 WIB dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 3 km. Koordinatnya berada di 2,89 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,85 derajat Bujur Timur. Pusat gempa ini berjarak 21 km arah barat daya Kabupaten Morowali.

Tak berselang lama, gempa susulan kedua berkekuatan M 2,3 mengguncang pada pukul 07.52 WIB. Lokasinya berada di darat dengan kedalaman 3 km, tepatnya 53 km arah timur laut Kabupaten Sigi. Koordinat gempa ini tercatat di 1,14 LS dan 120,30 BT.

Berselang satu menit kemudian, tepatnya pukul 07.53 WIB, gempa ketiga dengan magnitudo M 2,1 kembali terjadi. Pusat gempa ini berada di darat pada kedalaman 4 km, terletak 55 km barat laut Kabupaten Poso dengan koordinat 1,14 LS dan 120,32 BT.

BMKG melalui akun resmi X @infoBMKG memberikan catatan penting bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan laporan. Oleh karena itu, hasil pengolahan data sifatnya belum stabil dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk. Hingga saat ini, belum ada laporan lebih lanjut mengenai pemicu maupun dampak dari ketiga gempa di Sulawesi Tengah tersebut.

Pola gempa yang terjadi di Sulawesi Tengah dengan kedalaman dangkal (3-4 km) dan magnitudo kecil (M 2,1 – M 2,4) umumnya disebabkan oleh aktivitas sesar lokal yang aktif. Secara geologis, Sulawesi Tengah memang merupakan wilayah dengan kerapatan sesar yang cukup tinggi. Aktivitas tektonik di zona subduksi Laut Sulawesi dan Laut Banda membuat wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, meskipun mayoritas berkekuatan kecil yang tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena guncangan yang terjadi belum berpotensi merusak.

Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi harus terus ditingkatkan, terutama di daerah rawan gempa seperti Sulawesi Tengah. Selalu simpan informasi resmi dari BMKG dan pastikan lingkungan sekitar aman untuk mengurangi risiko jika guncangan lebih besar terjadi di masa mendatang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan