Adies Kadir Resmi Rilis Struktur Pengurus MKGR 2025-2030 Berkekuatan 250 Orang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Adies Kadir, selaku Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR), secara resmi telah merilis struktur kepengurusan untuk periode 2025-20230. Jumlah pengurus inti yang diumumkan mencapai 250 orang. Dalam pernyataannya pada Jumat, 16 Januari 2026, Adies menuturkan bahwa komposisi kepengurusan ini mencakup 16 Wakil Ketua Umum, para Ketua Bidang, Wakil Sekretaris Jenderal, Wakil Bendahara Umum, serta perwakilan dari berbagai departemen. Ia juga menekankan adanya representasi perempuan yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 30% dari total keseluruhan pengurus yang ada.

Posisi strategis di tubuh kepengurusan tersebut kini diduduki oleh figur-figur penting. Soedeson Tandra, yang juga dikenal sebagai Anggota Komisi III DPR RI, ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal DPP Ormas MKGR. Sementara itu, posisi Bendahara Umum dipercayakan kepada Ranny Fahd Arafiq, yang juga merupakan Anggota Komisi IX DPR RI. Forum silaturahmi ini digadang-gadang menjadi momen krusial untuk mempersatukan kembali kader Ormas MKGR yang sebelumnya sempat terpecah belah. Bukti nyata dari upaya rekonsiliasi ini terlihat dari keikutsertaan anak dan cucu pendiri Ormas MKGR, yaitu RH Sugandhi, yang kini turut tergabung dalam struktur pengurus DPP.

Sebagai ormas yang memiliki kedekatan historis dengan pendirian Partai Golkar, MKGR menegaskan komitmennya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyalurkannya ke partai berlambang pohon beringin tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga bergerak aktif dalam berbagai aksi nyata untuk membantu masyarakat. Kualitas sumber daya manusia (SDM) kader MKGR terbukti cukup mumpuni. Data menunjukkan bahwa dari 102 anggota DPR yang berasal dari Fraksi Partai Golkar, 53 di antaranya adalah kader MKGR. Kontribusi mereka juga menembus kabinet pemerintahan, dengan 5 orang yang menduduki posisi menteri dan 2 orang wakil menteri di era kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Dalam forum Musyawarah Besar (Mubes) sebelumnya, MKGR telah menegaskan sikap politiknya dengan mendukung penuh kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Komitmen ini diperkuat dengan dukungan terhadap seluruh program kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Peran strategis MKGR sangat vital dalam mengawal agenda-agenda politik dan kebijakan yang diusung Partai Golkar, sekaligus memastikan keberhasilan pemerintahan saat ini.

Rencananya, pelantikan resmi pengurus DPP Ormas MKGR periode 2025-2030 akan dilaksanakan pada 5 Februari 2026. Acara pelantikan ini tidak hanya seremonial belaka, melainkan akan dikemas dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satu agenda yang direncanakan adalah pemberian bantuan untuk korban bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Gerakan solidaritas ini telah berjalan, di mana kader MKGR telah terjun langsung membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Menyusul tagline “Amanat Rakyat Karya MKGR”, kontribusi nyata ini akan terus digalakkan sebagai wujud kepedulian sosial mereka.

Masa depan politik Indonesia membutuhkan organisasi masyarakat yang solid dan mampu merespons kebutuhan rakyat dengan cepat. Dukungan penuh terhadap pemerintahan yang sah serta komitmen dalam membantu masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas negara. Setiap kader harus mampu menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi dan menindaklanjutinya dengan aksi nyata. Dengan SDM yang unggul dan semangat gotong royong, ormas ini siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia yang lebih baik melalui dukungan dan kerja sama yang erat di semua lapisan masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan