Komplotan pria bersenjata melakukan aksi perampokan di sebuah toko Pokemon yang berlokasi di New York, Amerika Serikat. Dalam insiden tersebut, kartu-kartu Pokemon berharga raib dengan total perkiraan kerugian mencapai 100.000 USD.
Berdasarkan laporan AFP pada Jumat (16/1/2026), rekaman gambar yang beredar memperlihatkan sosok pria bertudung berpakaian hitam lengkap dengan senjata api di tangan sedang mengancam seorang individu yang duduk dengan tangan terangkat. Media Amerika Serikat melaporkan bahwa nilai beberapa kartu yang dicuri bahkan mencapai 5.500 USD per kepingnya.
Kartu-kartu bertema karakter monster kecil ini tidak hanya diminati anak-anak, namun juga penggemar dan kolektor dewasa. Pasar koleksi ini begitu besar, di mana kartu diproduksi masal hingga miliaran lembar, namun barang-barang langka kerap dijual dengan harga fantastis, mencapai jutaan dolar. Fenomena serupa juga terjadi di awal bulan yang sama, ketika kartu Pokemon senilai 300.000 USD dicuri dalam perampokan bersenjata di California.
Polisi New York menerima laporan pada Rabu malam bahwa tiga orang pria memasuki toko The Poke Court di Manhattan. Para pelaku mengancam korban dengan senjata api dan melarikan sejumlah barang dagangan, uang tunai, serta ponsel. Hingga saat ini, belum ada penangkapan yang dilakukan terkait kasus ini.
Courtney Chin, pemilik The Poke Court, mengunggah video di Instagram untuk memastikan keselamatan seluruh pelanggan dan staf. Video tersebut diambil di depan etalase toko yang kondisinya sudah hancur. Toko tersebut merinci kartu-kartu yang hilang, termasuk karakter ikonik seperti Pikachu, yang masing-masing disimpan dalam wadah plastik pelindung atau “slab” untuk menjamin keasliannya.
Saat kejadian, beberapa orang sedang berada di toko Manhattan untuk menghadiri acara komunitas. “Hobi ini seharusnya menjadi tempat yang aman dan ramah, dan meskipun kartu dapat diganti, tidak seharusnya siapa pun mengalami hal ini,” tulis pihak toko di media sosialnya.
Waralaba Pokemon terus berkembang pesat, dengan adaptasi karakternya dalam film, serial animasi, dan berbagai macam merchandise. Berdasarkan data License Global, franchise ini berhasil meraup pendapatan lisensi sebesar 12 miliar USD pada tahun 2024, angka yang bahkan melampaui raksasa mainan global, Mattel.
Dunia koleksi kartu remi digital dan fisik memang kerap menyimpan nilai ekonomi yang luar biasa, namun insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan harus menjadi prioritas utama di balik hobi yang seharusnya menyenangkan. Setiap barang koleksi memiliki ceritanya sendiri, tetapi keselamatan nyawa jauh lebih berharga daripada materi.
Berinvestasi dalam hobi apapun memang membutuhkan kehati-hatian, tidak hanya dari segi nilai jual, tetapi juga aspek keamanan. Jangan biarkan kejahatan merusak kebahagiaan yang dibangun dari hobi, karena kewaspadaan adalah kunci utama untuk melindungi aset berharga kita.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.