Kapolri Buka Suara Soal 101 Atlet SEA Games yang Ingin Bergabung dengan Polri, Beri Kesempatan Khusus

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Puluhan atlet berprestasi dari ajang SEA Games 2025 menunjukkan minat serius untuk mengabdikan diri di institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kepala Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara resmi menyatakan kesiapan institusi untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi atlet-atlet berbakat tersebut.

Dalam acara pemberian penghargaan di The Tribrata Hotel, Jakarta Selatan, pada Kamis, 15 Januari 2026, Jenderal Sigit menegaskan komitmennya untuk merekrut atlet berprestasi. “Kemudian alhamdulillah hari ini juga kita memberikan reward, memberikan apresiasi kepada kurang lebih 101 non-Polri yang kemudian ternyata memiliki cita-cita ingin menjadi Polri,” ujar Jenderal Sigit.

Polri menghadirkan skema rekrutmen khusus melalui jalur pencarian bakat atau talent scouting. Langkah ini diambil untuk memastikan atlet yang ingin bergabung mendapatkan kesempatan yang adil dan terukur. “Dan saya lihat tadi bagaimana prestasi mereka, ada 100 medali emas kalau tidak salah yang dihasilkan, belum medali perak dan medali perunggu. Sehingga kemudian kami memberikan kesempatan untuk mereka bergabung menjadi keluarga besar Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting,” ungkapnya.

Tujuan dari kebijakan ini adalah menjaga semangat juang atlet agar tidak kendor setelah meraih prestasi di level internasional. Dengan bergabungnya mereka di Polri, diharapkan dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. “Dan tentunya ini juga menjadikan kesempatan bagi mereka untuk terus berprestasi. Namun nanti di satu titik mereka berlabuh menjadi keluarga besar Polri,” jelas Jenderal Sigit.

Tak lupa, Jenderal Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Bhayangkari yang turut menyumbangkan medali emas. Ia berpesan agar para atlet terus menjaga performa terbaiknya di berbagai ajang bergengsi mendatang. “Masih banyak event-event internasional dan tentunya kita titip kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih kita kibarkan di event-event internasional dan kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah untuk menjaga membawa nama harum bangsa dan tentunya menjaga dan membawa nama harum institusi Polri,” imbuhnya.

Pandangan Analitis: Integrasi Bakat Atlet ke Dalam Institusi Kepolisian

Integrasi atlet berprestasi ke dalam tubuh Polri merupakan strategi win-win solution yang patut diapresiasi. Di satu sisi, atlet mendapatkan kepastian karir dan wadah untuk mengabdi, di sisi lain Polri mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki disiplin tinggi, mental juara, dan kemampuan fisik optimal. Dalam konteks modernisasi kepolisian, kehadiran atlet dapat memperkuat unit-unit khusus yang membutuhkan kebugaran fisik prima, seperti Brimob atau Densus 88.

Namun, aspek yang menarik untuk dikaji lebih dalam adalah keberlanjutan prestasi mereka. Polri perlu memastikan bahwa atlet yang direkrut tidak hanya “ditaruh” sebagai anggota biasa, tetapi diberikan kesempatan untuk terus berlatih dan bertanding. Kebijakan rekrutmen proaktif harus dibarengi dengan program pembinaan karir yang memungkinkan atlet Polri tetap tampil di pentas internasional.

Studi Kasus: Model Rekrutmen Talenta Olahraga di Institusi Keamanan Global

Tren rekrutmen atlet oleh institusi kepolisian atau militer bukan hal baru di dunia. Beberapa negara dengan kebijakan serupa menunjukkan hasil yang signifikan.

  • Polandia: Kepolisian Polandia memiliki klub olahraga sendiri yang menjadi wadah atlet untuk terus berkembang sambil bertugas. Hal ini terbukti melahirkan atlet-atlet Olimpiade yang sekaligus berpangkat perwira.
  • Amerika Serikat: Banyak mantan atlet NCAA (liga olahraga kampus AS) yang direkrut ke kepolisian negara bagian. Mereka sering ditempatkan di unit taktis karena kemampuan fisik dan kerja sama tim yang sudah terasah.
  • Indonesia: Polri sebenarnya sudah lama memiliki kesatuan seperti Satbrimob yang kerap menorehkan prestasi di cabang olahraga menembak dan bela diri. Memasukkan atlet SEA Games ke dalam struktur ini dapat meningkatkan level kompetisi internal sekaligus memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat.

Infografis Potensial: Dampak Positif Rekrutmen Atlet oleh Polri

  • Peningkatan Kualitas SDM: Atlet membawa mental disiplin dan pantang menyerah.
  • Diversifikasi Kemampuan: Penambahan ahli di bidang olahraga strategis (menembak, bela diri, renang).
  • Branding Positif: Meningkatkan citra Polri sebagai institusi yang menghargai prestasi dan dekat dengan olahraga.
  • Kesejahteraan Atlet: Memberikan jaminan masa depan bagi atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

Penutup

Langkah Polri membuka jalur khusus bagi atlet berprestasi adalah investasi jangka panjang yang cerdas. Ini bukan sekadar memberikan hadiah, melainkan membangun fondasi kekuatan fisik dan mental bangsa melalui institusi kepolisian. Bagi para atlet, ini adalah kesempatan emas untuk mengabdi sambil tetap mengejar mimpi di dunia olahraga. Mari kita dukung upaya ini, karena menghargai pahlawan olahraga adalah cerminan kebanggaan kita terhadap Merah Putih. Prestasi mereka di kancah internasional bukan hanya milik mereka, tetapi menjadi kebanggaan bersama yang harus terus dijaga dan dikembangkan demi masa depan bangsa yang lebih gemilang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan