Kapolri Berikan Penghargaan kepada Atlet SEA Games sebagai Apresiasi atas Kebanggaan Bangsa

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan khusus kepada para atlet peraih medali dalam ajang SEA Games 2025. Acara penghormatan ini diselenggarakan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih mendalam kepada seluruh atlet, ofisial, dan pelatih. Prestasi olahraga, menurutnya, menjadi cerminan keberhasilan sebuah negara.

“Kebanggaan ini milik kita bersama dan bangsa Indonesia. Terima kasih yang tulus untuk kalian semua,” ujar Jenderal Sigit di The Tribrata Hotel Convention Center, Jakarta Selatan, pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kapolri menegaskan bahwa pihaknya, sebagai representasi negara melalui institusi Polri, memberikan penghormatan kepada para patriot bangsa. “Kita memberikan apresiasi kepada kalian yang telah menjadi patriot bangsa, mengharumkan nama bangsa serta institusi Polri,” jelasnya.

Para atlet dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan, termasuk beberapa cabang olahraga yang tidak dapat dipertandingkan. Meski demikian, mereka tetap menunjukkan performa terbaik dan berhasil membawa Indonesia naik kelas. “Rekan-rekan semua berhasil membanggakan bangsa kita, naik peringkat menjadi kelas dua, meskipun belum seluruhnya menunjukkan kemampuan maksimal. Sekali lagi, selamat untuk seluruh atlet,” tegasnya.

Dalam ajang SEA Games ke-33 tahun 2025, Indonesia sukses mengumpulkan 333 medali, yang terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian ini menempatkan Indonesia di posisi runner-up, tepat di bawah Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyerahkan penghargaan kepada 139 penerima, yang mencakup Atlet Polri, Bhayangkari, atlet non-Polri, serta official dan pelatih. Untuk atlet Polri, mereka berhasil meraih 30 medali dengan rincian 5 emas, 15 perak, dan 10 perunggu. Penghargaan utama diberikan secara langsung kepada peraih medali emas sebagai bentuk motivasi agar prestasi ini terus ditingkatkan.

Bentuk penghargaan yang diberikan bervariasi. Bagi atlet Polri dan official/pelatih Polri, hadiahnya berupa pendidikan SIP 12 personel, Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk 9 personel, promosi jabatan 10 personel, serta pin emas Kapolri untuk 7 personel. Sementara itu, atlet non-Polri mendapatkan kesempatan rekpro SIPSS Polri untuk 43 atlet, rekpro Bintara Polri untuk 48 atlet, serta menjadi ASN Polri untuk 2 atlet. Untuk official dan pelatih non-Polri, penghargaan yang diberikan meliputi rekpro SIPSS Polri 1 orang, rekpro Bintara Polri 1 orang anak dari pelatih, ASN Polri 3 orang, dan PPPK Polri 3 orang.


Pencapaian Indonesia di SEA Games 2025 dengan raihan 333 medali menunjukkan tren positif dalam pembinaan olahraga nasional. Fokus pada pengembangan atlet muda dan dukungan infrastruktur menjadi kunci keberhasilan ini. Dengan strategi yang tepat, peluang Indonesia untuk merajai Asia Tenggara di masa depan semakin terbuka lebar. Prestasi ini bukan hanya soal medali, tetapi juga membangun kepercayaan diri bangsa.

Bayangkan sebuah turnamen eSports dengan peserta 500 pemain. Jika sistem eliminasi digunakan, dibutuhkan 499 pertandingan untuk menentukan juara. Namun, dengan sistem Swiss yang digunakan dalam catur modern, waktu pertandingan bisa dipangkas hingga 60% tanpa mengurangi kualitas kompetisi. Ini adalah contoh bagaimana inovasi format kompetisi dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pertandingan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan institusi seperti Polri, masa depan olahraga Indonesia terlihat cerah. Para atlet kini memiliki motivasi tambahan untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di level global. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa Indonesia serius dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan berprestasi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan