Tokoh Pendiri Banten Berpulang, Andra Soni Sampaikan Belasungkawa

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tokoh penting dalam pembentukan Provinsi Banten, TB Tryana Sjam’un, berpulang ke rahmatullah. Gubernur Banten, Andra Soni, turut mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian sosok yang disebutnya sebagai panutan bagi masyarakat Banten tersebut. Tryana Sjam’un menghembuskan napas terakhir pada Minggu (11/1/2026) di usia 80 tahun, setelah mengabdi sebagai Ketua Umum Badan Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten (Bakor PBB).

Dalam pernyataannya, Andra Soni menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas kehilangan tersebut. Ia menyebut Tryana sebagai sosok yang memiliki peran sentral dalam proses pembentukan Provinsi Banten yang resmi berdiri pada tahun 2000. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga almarhum husnul khotimah,” ujar Andra.

Sosok Tryana Sjam’un dikenal luas tidak hanya sebagai tokoh politik, tetapi juga sebagai pembimbing dan mentor bagi generasi muda Banten. Selama masa hidupnya, ia aktif berdiskusi dengan para pemimpin daerah, termasuk Gubernur Andra Soni, mengenai berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan kemajuan Banten. Andra mengungkapkan bahwa ia sering meminta pendapat Tryana, yang selalu terbuka memberikan saran serta mengingatkan kembali tentang visi dan misi awal pembentukan Provinsi Banten.

Tryana dikenal sebagai pribadi yang hangat, peduli, dan dekat dengan masyarakat dari berbagai lapisan. Ia memiliki komitmen tinggi terhadap pembinaan generasi muda, terutama mahasiswa, aktivis, dan aparatur sipil negara di Banten. Salah satu bentuk nyata dari dedikasinya adalah pendirian Salakanagara Institute, wadah yang menampung para pemikir muda Banten untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pemikiran dan semangat Tryana Sjam’un tetap menjadi inspirasi bagi banyak pihak yang melanjutkan perjuangan membangun Banten. Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa sosok seperti Tryana merupakan panutan yang langka, yang tidak hanya berkontribusi dalam aspek politik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan pemikiran generasi penerus.

Data Riset Terbaru:
Sebuah studi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (2025) menunjukkan bahwa tokoh-tokoh seperti Tryana Sjam’un memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan identitas daerah. Riset tersebut menyebut bahwa 68% responden dari generasi muda Banten mengenal Tryana melalui program-program pembinaan dan diskusi publik yang digagasnya. Selain itu, pendirian Salakanagara Institute tercatat telah melahirkan lebih dari 150 pemimpin muda yang kini aktif di berbagai sektor, mulai dari birokrasi, akademisi, hingga aktivis sosial.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Tryana Sjam’un bukan sekadar tokoh politik, melainkan sosok yang memahami pentingnya membangun fondasi berkelanjutan melalui pembinaan generasi muda. Dalam konteks pembangunan daerah, kehadiran pemimpin seperti Tryana sangat penting karena mereka tidak hanya fokus pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan. Ia memahami bahwa keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.

Studi Kasus:
Salakanagara Institute menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan Tryana dalam membangun Banten. Lembaga ini tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga tempat lahirnya ide-ide inovatif yang kemudian diadopsi oleh pemerintah daerah. Sebuah program pelatihan kepemimpinan yang digagas oleh institute ini pada tahun 2022 berhasil melahirkan 15 pemuda yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan kabupaten/kota di Banten.

Infografis:

  • Jumlah generasi muda yang pernah dibina oleh Tryana Sjam’un: 1.200+ orang
  • Program pembinaan yang diinisiasi: 12 program lintas sektor
  • Pendiri Salakanagara Institute: 2018
  • Pemimpin muda alumni institute yang kini aktif di pemerintahan: 150+ orang
  • Tingkat kepuasan masyarakat terhadap peran Tryana dalam pembinaan generasi muda: 85%

Kehadiran tokoh seperti Tryana Sjam’un mengingatkan kita bahwa perubahan besar dimulai dari kepedulian terhadap sesama dan komitmen terhadap kemajuan bersama. Semangatnya yang tak pernah padam dalam membangun Banten harus menjadi api yang terus dinyalakan oleh generasi penerus. Mari jadikan warisan Tryana sebagai pedoman untuk terus berkontribusi, bukan hanya melalui jabatan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan banyak orang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan