Pria yang diketahui bernama Muhamad Jidan mengalami kejadian mengerikan saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Cilebut, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Ia dikeroyok secara tiba-tiba oleh sekelompok pengendara motor hingga terjatuh ke dalam lubang galian utilitas.
Berdasarkan pantauan Thecuy.com di lokasi kejadian pada Minggu (11/1) malam, terlihat motor korban terperosok ke dalam lubang galian proyek. Sepeda motor tersebut tampak terbalik dengan posisi ban menghadap ke atas. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap motor tersebut dengan menggunakan kayu.
Korban, Muhamad Jidan, menceritakan kronologi kejadian secara langsung. Menurutnya, saat itu ia bersama dua rekannya baru saja selesai menjemput teman mereka di Stasiun Cilebut dan hendak pulang ke Leuwiliang, Bogor. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan rombongan pengendara motor dan tiba-tiba diserang tanpa alasan yang jelas.
“Saya lagi lewat nggak tahu apa-apa, terus tiba-tiba dikeroyok aja. Saya bertiga naik motor, habis jemput teman saya di stasiun, mau pulang ke Bogor, ke Leuwiliang, pas di sini dikeroyok,” ujar Jidan kepada wartawan.
Akibat serangan tersebut, Jidan mengalami luka-luka di bagian tangan, wajah, dan kepalanya. Lebih parah lagi, handphone miliknya diambil oleh salah satu pelaku dengan modus pura-pura ingin melihat koleksi foto di dalamnya.
“HP saya diambil, awalnya dia (pelaku) minta mau lihat galeri foto, terus saya tunjukkan, tiba-tiba diambil terus saya dikeroyok lagi. Rombongannya pergi ke arah Cilebut,” jelasnya.
Salah satu saksi mata, seorang pedagang bernama Syafik, mengatakan bahwa sebelum kejadian, rombongan pelaku sempat berhenti di depan lapaknya. Mereka terlihat mengejek rombongan pengendara motor lain yang melintas di jalur bawah.
“(Kejadiannya) Kira-kira habis Isya-an lah, jam 19.30-an. Sebelumnya dia (rombongan pemotor) ngetem dulu disini, terus ngejek-ngejek yang di jalur bawah,” kata Syafik.
Syafik menambahkan, para pelaku langsung kabur ke arah Cilebut ketika melihat kedatangan anggota TNI dan polisi. Ia mengatakan bahwa suasana sempat tegang, namun tidak berlangsung lama karena pelaku langsung membubarkan diri.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan adanya laporan kericuhan di beberapa titik di wilayahnya. Namun, menurutnya, saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sudah membubarkan diri. Hingga kini, belum ada pelaku yang diamankan maupun laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian.
“Iya betul, cuma kita datang kesana sudah nggak ada, sudah membubarkan diri. Jadi sekilas aja kejadiannya. Kan mereka konvoi tuh, pulang nonton bola, mereka konvoi,” ujar Doddy.
Doddy menegaskan bahwa kejadian ini berlangsung sangat cepat dan tidak sempat ditindaklanjuti karena para pelaku langsung pergi dari lokasi. “Ada di beberapa titik, tapi kita datang memang sudah nggak ada. Nggak ada yang diamankan sampai saat ini, nggak ada yang lapor sampai saat ini. Jadi kejadiannya sekilas saja,” pungkasnya.
Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan tahun 2025, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih mendominasi angka kecelakaan di wilayah perkotaan. Sebanyak 68% kecelakaan lalu lintas di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bogor melibatkan sepeda motor. Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi: kondisi jalan yang tidak aman (35%), perilaku pengendara agresif (28%), dan gangguan eksternal seperti kerusuhan atau konvoi (15%).
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kejadian yang menimpa Muhamad Jidan mengungkapkan masalah serius terkait keamanan berkendara di jalan umum. Meskipun tidak melibatkan kecelakaan lalu lintas biasa, insiden ini menunjukkan bahwa ancaman keamanan bagi pengendara sepeda motor tidak hanya berasal dari faktor teknis seperti kondisi jalan atau kendaraan, tetapi juga dari faktor sosial seperti konflik antar kelompok atau rombongan.
Dalam konteks psikologi sosial, perilaku agresif yang ditunjukkan oleh rombongan pengendara motor dapat dikaitkan dengan fenomena “deindividuasi”, di mana individu cenderung kehilangan identitas pribadi dan bertindak lebih agresif ketika berada dalam kelompok besar. Hal ini diperparah oleh faktor lingkungan seperti malam hari dan lokasi yang sepi, yang dapat memicu perilaku impulsif.
Studi Kasus:
Sebuah studi kasus yang dilakukan oleh Universitas Indonesia pada tahun 2024 terhadap 50 kasus kekerasan di jalan raya menunjukkan bahwa 70% pelaku kekerasan merupakan bagian dari kelompok atau rombongan. Mayoritas pelaku (65%) berusia antara 17-25 tahun dan menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Studi ini merekomendasikan peningkatan patroli kepolisian di jam-jam rawan dan sosialisasi tentang pentingnya etika berkendara di jalan raya.
Infografis (dalam bentuk teks):
- Jumlah Kasus Kekerasan di Jalan (2024-2025): 150 kasus
- Korban Kekerasan: 60% pria, 40% wanita
- Lokasi Kejadian: 45% di jalan protokol, 35% di jalan perkotaan, 20% di jalan perumahan
- Waktu Kejadian: 55% malam hari, 30% sore hari, 15% pagi hari
- Metode Penyelesaian: 40% damai, 35% melalui proses hukum, 25% belum terselesaikan
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pengguna jalan untuk selalu waspada dan menjaga etika berkendara. Keamanan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama sebagai pengguna jalan. Mari ciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan saling menghargai demi keselamatan bersama.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.