Jakarta –
Pasangan suami-istri (pasutri) warga negara Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28), berhasil diamankan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Mereka ditangkap karena mencoba menyelundupkan sabu ke Indonesia dengan cara menelan kapsul berisi narkoba tersebut.
Brigjen Eko Hadi Santoso, Dirtipidnarkoba Narkoba Bareskrim Polri, menjelaskan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan Bea-Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Operasi dilakukan pada Selasa (6/1/2026) pukul 17.00 WIB setelah mendapat informasi adanya penyelundupan sabu melalui penerbangan internasional dari Bangkok menuju Jakarta menggunakan modus “swallowing” atau penelan.
“Pasutri ini kedapatan membawa 162 kapsul sabu yang telah ditelan dan berada di dalam tubuh mereka,” ujar Eko dalam keterangannya, Jumat (9/1). Menurut Eko, hasil pemeriksaan rontgen terhadap keduanya mengungkapkan bahwa mereka menggunakan metode “body packing” atau “internal drug concealment” untuk menyembunyikan narkoba.
Kedua tersangka mengakui bahwa kapsul-kapsul yang mereka telan adalah narkotika jenis sabu. Narkoba tersebut dikemas dalam bentuk kapsul kecil-kecil yang kemudian dimasukkan ke dalam lambung dan usus. Dari hasil pengeluaran secara alami menggunakan obat perangsang buang air besar oleh tim medis RS Bhayangkara Pusdokkes Polri, Javed Muhammad berhasil mengeluarkan 97 dari total 100 kapsul yang ditelannya, sedangkan Bibi Saima berhasil mengeluarkan seluruh kapsul sebanyak 62 buah.
Total barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah 159 kapsul dengan berat sekitar 1.639,23 gram. Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif dan proses medis di RS Bhayangkara TK.I Pusdokkes Polri. Tim penyidik juga akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti di Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri serta berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Pakistan.
Data Riset Terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam modus “body packing” di Indonesia. Sebanyak 157 kasus dengan 3.200 kapsul berhasil digagalkan sepanjang tahun 2025, meningkat 40% dari tahun sebelumnya. Studi forensik dari Universitas Indonesia (2024) mengungkapkan bahwa metode ini memanfaatkan celah pemeriksaan bandara yang belum sepenuhnya menerapkan teknologi deteksi medis canggih. Infografis terbaru menunjukkan rute utama penyelundupan melalui Thailand menuju Indonesia meningkat 65% dalam 3 tahun terakhir.
Jangan pernah meremehkan kekuatan narkoba dalam menghancurkan masa depan. Setiap upaya penyelundupan bukan hanya melanggar hukum, tapi juga membawa malapetaka bagi generasi penerus bangsa. Mari bersama lawan narkoba dengan meningkatkan kewaspadaan dan mendukung penegakan hukum yang tegas.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.