Telkomsel Perkuat Ekosistem Digital untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta

Penguatan ekonomi digital terus digenjot Telkomsel demi mendongkrak daya saing nasional serta mendorong kemandirian ekonomi Indonesia di era society 5.0. Komitmen ini disampaikan dalam Trilogi Pitching Festival yang diselenggarakan Universitas Trilogi Jakarta, Kamis (8/1).

Telkomsel secara konsisten mempercepat penguatan ekosistem digital melalui inovasi layanan dan pemanfaatan teknologi terkini, seperti 5G, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta berbagai platform digital dan aplikasi. Langkah ini bertujuan mendukung kemajuan industri, sejalan dengan misi Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2030, khususnya dalam memperluas akses digital, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menekankan bahwa pengembangan ekonomi digital membutuhkan fondasi ekosistem yang kuat, yang ditopang oleh pemanfaatan teknologi sebagai backbone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kini Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi digital sebesar 8%, di mana Telkom tercatat sebagai salah satu kontributor terbesar pertumbuhan market capitalization BUMN. Artinya Telkomsel masih memiliki ruang untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan target peningkatan hingga sekitar 20% pada 2045,” ujar Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Telkomsel
Foto: Dok. Telkomsel

Saat ini, Telkomsel telah menghadirkan Program NextDev yang mencakup talent scouting, academy, dan summit guna mendorong lahirnya talenta digital unggul dan inovatif. Telkomsel juga telah meresmikan Lab AI dalam payung Program Hitakari di Bandung, dan akan diperluas di berbagai wilayah Indonesia.


ADVERTISEMENT

Nugroho optimistis bahwa dukungan infrastruktur digital yang andal dan perluasan akses teknologi telah menjadi fondasi utama dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Dengan konektivitas yang semakin luas dan inklusif, Telkomsel terus berperan sebagai enabler yang membuka peluang bagi pelaku industri kreatif untuk terhubung dengan pasar digital secara berkelanjutan,” pungkas Nugroho.


    (akd/ega)

    
TAGS
    
    


Berdasarkan laporan We Are Social 2025, Indonesia mencatatkan penetrasi internet mencapai 75% dengan jumlah pengguna aktif media sosial sebanyak 180 juta, menjadikannya pasar digital terbesar di ASEAN. Selain itu, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 180 miliar pada 2028, didorong oleh pertumbuhan pesat sektor e-commerce, fintech, dan edukasi digital.

Startup edukasi digital “EduTech.id” berhasil meningkatkan jumlah pengguna aktif sebesar 300% dalam 2 tahun, berkat pemanfaatan infrastruktur 5G Telkomsel yang memungkinkan akses pembelajaran interaktif secara real-time di daerah terpencil. Studi kasus ini menunjukkan bagaimana konektivitas digital dapat menghilangkan kesenjangan pendidikan dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Transformasi digital di Indonesia tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga perubahan paradigma masyarakat dalam memanfaatkan ruang digital sebagai lahan produktif. Generasi muda kini lebih memilih menjadi content creator atau digital entrepreneur dibandingkan pekerjaan konvensional, menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi digital telah menjadi katalisator utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan infrastruktur yang semakin andal dan penetrasi internet yang masif, Indonesia berada di ambang era keemasan ekonomi digital. Mari bersama-sama memanfaatkan potensi ini untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat, membuka peluang usaha baru, dan membangun masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan