Pria bernama La Rano (38) mengalami terkaman buaya saat sedang memasang jaring di perairan Desa Kanapa-napa, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra). Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 22.30 Wita. Korban berhasil diselamatkan oleh kakaknya setelah terjadi pertarungan sengit menggunakan parang melawan buaya predator tersebut.
Dikutip dari detikSulsel, insiden ini terjadi ketika korban bersama kakaknya turun melaut sekitar pukul 18.00 Wita untuk menjaring ikan di laut dangkal. Saat keduanya hendak mengangkat jaring, tiba-tiba La Rano berteriak meminta pertolongan. Sang kakak segera bergegas mendekat dan mendapati adiknya sedang digigit oleh seekor buaya.
Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaludin, menjelaskan bahwa saat itu korban sedang menggulung jaring dan tiba-tiba berteriak. Tanpa ragu, sang kakak langsung mengambil parang dan memukul perut buaya berkali-kali hingga akhirnya lepas dari gigitannya. “Jadi perut buaya dipotong pakai parang berkali-kali sampai terlepas. Setelah itu, korban dievakuasi ke puskesmas,” jelas Kamaludin.
Korban mengalami sejumlah luka akibat terkaman buaya, namun nyawanya berhasil diselamatkan berkat keberanian dan tindakan cepat sang kakak. Saat ini, La Rano sedang dalam perawatan medis. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan yang berpotensi dihuni hewan buas seperti buaya.
Fakta Kasus Terkaman Buaya di Buton Tengah
- Lokasi kejadian: Perairan Desa Kanapa-napa, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara
- Waktu kejadian: Rabu (7/1) sekitar pukul 22.30 Wita
- Korban: La Rano (38 tahun)
- Kronologi: Korban diterkam buaya saat sedang menggulung jaring ikan di laut dangkal
- Penyelamatan: Dilakukan oleh kakak korban menggunakan parang dengan memukul perut buaya berkali-kali
- Kondisi korban: Mengalami luka-luka dan saat ini dalam perawatan medis
Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara, sepanjang tahun 2025 tercatat 15 kasus konflik manusia dengan buaya di wilayah Sultra. Sebagian besar kejadian terjadi di perairan dangkal saat masyarakat sedang mencari ikan atau melakukan aktivitas perikanan lainnya. Wilayah Buton dan sekitarnya menjadi salah satu zona rawan konflik karena habitat buaya yang masih terjaga dengan baik.
Studi Kasus:
Sebuah studi dari Universitas Halu Oleo (UHO) tahun 2024 menunjukkan bahwa konflik manusia-buaya cenderung meningkat di musim hujan ketika buaya mencari makanan di perairan dangkal yang dekat dengan pemukiman. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi keamanan bagi nelayan dan pemasangan rambu peringatan di lokasi-lokasi rawan.
Infografis:
-
Tren Konflik Buaya di Sultra (2020-2025):
- 2020: 8 kasus
- 2021: 11 kasus
- 2022: 13 kasus
- 2023: 12 kasus
- 2024: 14 kasus
- 2025: 15 kasus
-
Lokasi Rawan Konflik:
- Buton Tengah (35%)
- Buton (25%)
- Muna (20%)
- Wakatobi (15%)
- Kolaka (5%)
Kejadian heroik penyelamatan korban dari terkaman buaya di Buton Tengah ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi potensi bahaya di alam liar. Dibalik ketegangan dan rasa takut, keberanian serta tindakan cepat sang kakak mampu menyelamatkan nyawa adiknya dari maut. Kejadian ini mengingatkan kita semua bahwa alam memiliki aturan mainnya sendiri, dan sebagai manusia kita wajib menghormati sekaligus menjaga keselamatan diri. Mari tingkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di perairan yang menjadi habitat alami hewan buas. Kehidupan adalah anugerah berharga yang harus kita jaga bersama.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.