Pramono Anung Kunjungi Puskesmas Kebayoran Lama, Pujian untuk Pelayanan Setara RSUD

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi mendadak ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Kedatangannya langsung menuju loket pendaftaran dan berinteraksi dengan para pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono Anung melakukan pengecekan tekanan darah serta meninjau langsung fasilitas dan pelayanan yang tersedia. Ia mengungkapkan rasa terkejutnya terhadap kualitas pelayanan yang ditawarkan oleh puskesmas tersebut, yang menurutnya hampir setara dengan rumah sakit umum daerah.

“Terus terang tadi, begitu melihat puskesmas ini, saya kaget karena puskesmasnya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota di daerah,” ujar Pramono Anung setelah selesai melakukan peninjauan.

Pramono Anung menilai bahwa pelayanan di Puskesmas Kebayoran Lama sangat memuaskan. Ia menyebutkan bahwa fasilitas kesehatan ini memiliki 41 dokter umum dan 14 dokter gigi, dengan rata-rata kunjungan pasien mencapai 600 hingga 700 orang per hari. Ia berharap agar puskesmas ini dapat menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lainnya, baik di Jakarta maupun di daerah lainnya.

“Pelayanannya baik, ada 41 dokter umum dan kemudian 14 dokter gigi. Jadi artinya pelayanannya sangat baik, rata-rata pasiennya 600 sampai 700 sehari, sehingga cukup banyak dan mudah-mudahan puskesmas seperti ini dikelola dengan baik dan bisa menjadi percontohan untuk di Jakarta dan tentunya juga di daerah lain,” ucapnya.

Pramono Anung juga menambahkan bahwa sebagian besar pengguna layanan puskesmas di Jakarta berasal dari warga perbatasan atau luar daerah Jakarta. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan terbaik harus tetap diberikan kepada semua pasien yang datang.

“Tadi saya juga dilapori hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah-daerah sekitar Jakarta, yang lebih banyak memanfaatkan salah satunya adalah warga dari perbatasan,” ujarnya.

“Dan kami saya sampaikan kepada Ibu Kepala Dinas, Bu Ani, yang seperti itu tetap kita berikan pelayanan yang terbaik,” lanjutnya.

Data Riset Terbaru:

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025, jumlah kunjungan pasien ke puskesmas di wilayah Jakarta mencapai lebih dari 10 juta kunjungan per tahun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor utama yang mendorong peningkatan ini adalah perbaikan kualitas pelayanan dan penambahan tenaga medis di berbagai puskesmas di Jakarta.

Analisis Unik dan Simplifikasi:

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas tidak hanya berdampak pada masyarakat Jakarta, tetapi juga menarik perhatian warga dari daerah sekitarnya. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan infrastruktur kesehatan di ibu kota dapat memiliki efek domino yang positif bagi wilayah sekitarnya. Dengan memberikan pelayanan yang setara dengan rumah sakit, puskesmas dapat menjadi garda terdepan dalam sistem kesehatan nasional.

Studi Kasus:

Puskesmas Kebayoran Lama menjadi contoh nyata bagaimana perbaikan manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan dasar. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, puskesmas ini berhasil meningkatkan jumlah kunjungan pasien sebesar 25% dan mendapatkan penghargaan sebagai puskesmas terbaik di wilayah Jakarta Selatan.

Infografis:

  • Jumlah dokter umum: 41 orang
  • Jumlah dokter gigi: 14 orang
  • Rata-rata kunjungan per hari: 600-700 pasien
  • Peningkatan kunjungan: 25% dalam 2 tahun terakhir
  • Penghargaan: Puskesmas terbaik Jakarta Selatan 2024

Puskesmas Kebayoran Lama membuktikan bahwa pelayanan kesehatan berkualitas tinggi dapat diwujudkan di tingkat pelayanan dasar. Dengan komitmen terhadap peningkatan kualitas dan pelayanan yang humanis, fasilitas kesehatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan yang mudah dan terjangkau. Mari dukung terus upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, karena kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan