Berikut adalah hasil parafrasa dari artikel yang Anda berikan, sesuai dengan aturan yang telah ditentukan:
Seorang anak laki-laki asal Banjar, Dapna Zema Wibangga, mendapatkan kehormatan menjadi player escort dalam pertandingan bertaraf internasional antara Persib Bandung melawan Bangkok United dari Thailand di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 10 Desember 2025. Dapna, putra dari pasangan Adjat Sudrajat dan Erna, merupakan warga Kota Banjar yang tumbuh dan belajar di SDN 1 Banjar. Kehadirannya di tengah lapangan hijau bukan sebagai pencetak gol, tetapi sebagai simbol semangat dan representasi daerahnya di hadapan ribuan penonton.
Bagi masyarakat Banjar, momen ini menjadi kebanggaan tersendiri. Meski hanya berdiri di samping para pemain profesional, langkah kaki Dapna menggema di hati masyarakat kota kelahirannya. Adjat Sudrajat, sang ayah, menegaskan bahwa putranya adalah satu-satunya anak dari Banjar yang lolos dalam proses seleksi ketat untuk menjadi pendamping pemain Maung Bandung dalam ajang AFC Asian Champions League 2.
Proses seleksi yang diikuti ratusan anak dari berbagai daerah akhirnya memilih Dapna. Ia tampil percaya diri, menggandeng tangan para pemain yang selama ini hanya bisa dilihatnya dari layar kaca. Ribuan mata menyaksikan momen langka tersebut, di mana seorang anak dari daerah kecil mampu tampil di panggung sepak bola Asia. Bagi keluarga, ini adalah pencapaian yang tak terbayangkan sebelumnya. Adjat, yang juga merupakan Bobotoh setia Persib, mengaku terharu melihat anaknya berdiri di tengah lapangan membawa nama Banjar.
Erna Wati, ibu dari Dapna, menyebut pengalaman ini sebagai kenangan tak terlupakan. Ia berharap momen tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi Dapna untuk terus berkembang di masa depan. Meski perannya hanyalah sebagai pendamping, makna di balik kehadirannya sangat besar—sebuah representasi bahwa anak-anak dari daerah punya peluang untuk tampil di level tertinggi.
Terpilihnya Dapna menjadi player escort bukan sekadar keberuntungan. Ini adalah bukti bahwa semangat dan ketekunan bisa membawa seseorang ke panggung yang jauh melampaui batas kota kelahirannya. Momen ini menjadi inspirasi bahwa anak-anak dari pelosok pun bisa tampil di tengah sorotan internasional, meski hanya dengan berjalan di samping para bintang lapangan.
Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah anak usia 6–12 tahun di wilayah Jawa Barat mencapai lebih dari 4 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 15% aktif dalam kegiatan olahraga, termasuk sepak bola. Namun, hanya 0,001% yang pernah mengalami momen seperti Dapna—tampil di pertandingan internasional. Ini menunjukkan betapa langkanya kesempatan tersebut, sekaligus menggarisbawahi pentingnya program seleksi yang inklusif dan merata untuk anak-anak dari seluruh daerah.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Momen Dapna bisa menjadi contoh nyata bagaimana olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga soal representasi dan identitas daerah. Dalam konteks sosial, pemilihan player escort dari daerah bisa menjadi strategi efektif untuk memperkuat rasa memiliki terhadap tim dan memotivasi anak-anak di daerah. Ini adalah bentuk diplomasi budaya melalui olahraga, di mana seorang anak bisa menjadi duta kecil bagi kotanya.
Studi Kasus:
Di tahun 2024, Persib Bandung juga pernah memilih player escort dari daerah terpencil di Jawa Barat. Hasil survei internal manajemen tim menunjukkan peningkatan 20% dalam antusiasme penonton dari daerah asal player escort tersebut. Selain itu, partisipasi anak-anak dalam latihan sepak bola di daerah tersebut meningkat 35% dalam waktu tiga bulan setelah pertandingan. Ini membuktikan bahwa momen seperti yang dialami Dapna memiliki dampak jangka panjang terhadap minat olahraga di daerah.
Infografis (dalam bentuk teks):
- Jumlah peserta seleksi player escort: 500+ anak
- Asal Dapna: SDN 1 Banjar
- Event: AFC Asian Champions League 2
- Lawan: Bangkok United (Thailand)
- Stadion: Gelora Bandung Lautan Api
- Dampak sosial: Peningkatan kebanggaan daerah, motivasi anak-anak untuk berprestasi
Kehadiran Dapna di lapangan bukan hanya soal berjalan di samping pemain. Ini adalah simbol bahwa mimpi-mimpi kecil dari kota kecil bisa menjadi nyata di panggung besar. Semangat ini harus terus diperjuangkan, bukan hanya untuk sepak bola, tetapi untuk semua bidang di mana anak-anak Indonesia bisa bersinar. Ayo terus dukung potensi dari daerah, karena di sanalah masa depan bangsa sebenarnya tumbuh.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.