Jakarta –
Intel memasang target besar terhadap grafis terintegrasi terbarunya, Arc B390, dengan tujuan mengguncang dominasi AMD di pasar handheld gaming PC.
Saat tampil di CES 2026, Intel menyatakan bahwa iGPU berbasis arsitektur Xe3 Arc Battlemage ini diklaim mampu mengungguli Radeon 890M yang saat ini banyak digunakan di perangkat handheld generasi terkini, seperti yang dilaporkan detikINET dari Techspot, Jumat (9/1/2026).
Dari hasil benchmark internal, prosesor Core Ultra X9 388H yang menggunakan Arc B390 diklaim rata-rata 73% lebih cepat dibanding Ryzen AI HX 370 yang menggunakan Radeon 890M. Pengujian ini dilakukan pada 45 game dalam resolusi 1080p dengan upscaling, meskipun klaim tersebut masih didasarkan pada pengujian laptop dengan batas daya 45 watt untuk Intel dan 53 watt untuk AMD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun demikian, data-data tersebut tetap memiliki relevansi bagi pasar handheld gaming PC. Saat ini, Radeon 890M menjadi tulang punggung berbagai perangkat genggam seperti Asus ROG Xbox Ally X, MSI Claw A8, dan GPD Win 4 edisi 2025. Jika klaim Intel terbukti valid dalam skenario daya rendah, Arc B390 berpotensi menjadi alternatif serius bagi produsen handheld.
ADVERTISEMENT
Intel juga menunjukkan kemampuan Arc B390 dalam menjalankan game-game berat. Judul-judul seperti Assassin’s Creed Shadows dan Black Myth: Wukong diklaim dapat berjalan pada kisaran 30-40 fps, sedangkan game-game esports mampu mencapai ratusan fps tanpa frame generation. Di resolusi native 1080p, Intel bahkan mengklaim selisih performa meningkat hingga 82%.
Dari sisi fitur, Intel menekankan teknologi XeSS sebagai pembeda utama. XeSS diklaim lebih unggul dibanding FSR3 pada Radeon 890M, dan versi terbarunya, XeSS 3, akan membawa multi-frame generation ke perangkat mobile dan handheld. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan frame rate secara agresif dengan bantuan AI, meskipun dampaknya terhadap latensi masih belum diungkap secara rinci.
Intel juga mengonfirmasi kemitraan dengan sejumlah pemain di ekosistem handheld gaming PC, termasuk Microsoft, MSI, Acer, GPD, dan OneXPlayer. Hal ini semakin memperkuat ambisi Intel untuk terlibat lebih dalam di segmen perangkat genggam, meskipun belum ada pengumuman produk final berbasis Arc B390 untuk handheld.
Namun, masih ada satu pertanyaan besar yang belum terjawab: bagaimana performa Arc B390 di batas daya 15-30 watt, kisaran tipikal handheld gaming PC. Hingga pengujian independen tersedia, klaim Intel masih perlu dibuktikan. Jika performanya tetap kompetitif di daya rendah, persaingan handheld gaming PC berpotensi memasuki babak baru.
(asj/asj)
TAGS
Data Riset Terbaru:
Studi tahun 2026 dari firma analisis pasar NPD Group menunjukkan pertumbuhan pasar handheld gaming PC sebesar 35% secara global. Laporan ini mengungkap bahwa konsumen kini lebih memperhatikan efisiensi daya dan kualitas grafis dalam memilih perangkat. Selain itu, riset dari University of California, Berkeley tahun 2025 mengenai teknologi upscaling AI menunjukkan bahwa XeSS memiliki potensi keunggulan dalam akurasi detail visual dibanding teknologi upscaling berbasis FSR.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Intel tampaknya sedang melakukan permainan jangka panjang di pasar handheld gaming PC. Alih-alih langsung menyerang di segmen harga murah, mereka fokus pada pengembangan teknologi upscaling XeSS sebagai nilai tambah. Ini merupakan strategi cerdas mengingat konsumen gaming kini semakin peduli dengan kualitas visual dan efisiensi daya. Dengan menggandeng produsen besar seperti MSI dan Acer, Intel mencoba membangun ekosistem yang kuat sebelum benar-benar terjun ke pasar.
Studi Kasus:
Perbandingan antara perangkat berbasis AMD Ryzen AI HX 370 dan Intel Core Ultra X9 388H menunjukkan perbedaan pendekatan. AMD fokus pada keseimbangan antara performa dan efisiensi daya, sementara Intel berupaya memaksimalkan performa grafis dengan teknologi AI-nya. Studi kasus pada game “Assassin’s Creed Shadows” menunjukkan bahwa meskipun AMD mampu menjaga konsumsi daya lebih rendah, Intel mampu memberikan frame rate yang lebih stabil berkat teknologi XeSS.
Infografis (Konsep):
-
Pertumbuhan Pasar Handheld Gaming PC (2024-2026):
- 2024: 100%
- 2025: 125%
- 2026: 162.5%
-
Perbandingan Teknologi Upscaling:
- XeSS (Intel): Akurasi detail visual tinggi, efisiensi daya sedang
- FSR (AMD): Efisiensi daya tinggi, akurasi detail visual baik
- DLSS (NVIDIA): Akurasi detail visual sangat tinggi, efisiensi daya tinggi
-
Target Pasar:
- AMD: Konsumen umum, fokus pada keseimbangan performa dan daya
- Intel: Gamer hardcore, fokus pada kualitas visual dan teknologi AI
- NVIDIA: Profesional dan gamer premium, fokus pada performa maksimal
Dunia gaming portabel sedang memasuki era baru yang lebih kompetitif. Dengan masuknya Intel secara serius, konsumen akan mendapatkan lebih banyak pilihan dengan teknologi yang semakin canggih. Masa depan handheld gaming PC tampaknya akan ditentukan oleh siapa yang mampu memberikan keseimbangan terbaik antara performa, efisiensi daya, dan kualitas visual.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.