Daftar Isi
Jakarta - Tantangan kesehatan ibu dan anak, terutama stunting dan anemia, masih menjadi prioritas besar bagi Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menanggapi hal tersebut, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia mempertegas komitmennya melalui aksi nyata berbasis riset ilmiah dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam forum dialog bertajuk "Aksi Nyata untuk Indonesia Lebih Sehat" di Jakarta (8/1), CEO Danone SN Indonesia, Joris Bernard, menekankan bahwa perusahaan mengintegrasikan kesehatan, tanggung jawab lingkungan, dan kemajuan sosial dalam setiap lini bisnisnya melalui Danone Impact Journey.
"Solusi yang kami hadirkan tidak hanya relevan untuk saat ini, tetapi juga berbasis bukti ilmiah dan mampu memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang," ujar Joris, dalam keterangannya, Kamis (08/01/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan dari Internal hingga Publikasi Ilmiah
Komitmen Danone dimulai dari penguatan internal, seperti kebijakan cuti melahirkan selama enam bulan bagi karyawan guna mendukung kesehatan ibu dan anak. Fondasi ini diperkuat dengan penguatan riset. Sepanjang tahun 2025, Danone SN Indonesia telah menghasilkan lebih dari 46 publikasi ilmiah yang mencakup isu penyakit terkait malnutrisi, anemia, hingga kesehatan saluran cerna.
Medical and Scientific Affairs Director Danone SN Indonesia, Dr dr Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan bahwa temuan ilmiah ini menjadi dasar inovasi produk. “Kami berkomitmen berkontribusi secara ilmiah melalui inovasi penelitian yang berkelanjutan untuk membantu keluarga Indonesia,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Upaya penurunan stunting dengan target 14,2 persen pada 2029 membutuhkan peran banyak pihak. Direktur Bina Ketahanan Remaja Kementerian Kependudukan dan Pengembangan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Edi Setiawan, menyatakan bahwa remaja adalah kelompok strategis untuk pencegahan stunting sejak dini. Sinergi antara program GenRe dan GESID milik Danone menjadi model kemitraan penting antara pemerintah dan swasta.
Di sisi lain, peran bidan juga krusial. Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr Ade Jubaedah, menyoroti program Bidan Generasi Maju yang bertujuan meningkatkan kompetensi bidan dalam mengedukasi masyarakat mengenai asupan gizi seimbang dan pencegahan anemia.
Fokus pada Kesehatan Saluran Cerna
Kesehatan saluran cerna turut menjadi sorotan dalam diskusi ini. Dr dr Diana Sunardi, Spesialis Gizi Klinik dari FKUI, menjelaskan bahwa asupan serat dan nutrisi lengkap adalah kunci pertumbuhan fisik dan kognitif anak.
“Dibutuhkan riset lokal dan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, serta industri untuk menghasilkan solusi yang efektif,” tutupnya.
Daftar Isi
Penguatan dari Internal hingga Publikasi Ilmiah
Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Fokus pada Kesehatan Saluran Cerna
Komitmen Danone dimulai dari penguatan internal, seperti kebijakan cuti melahirkan selama enam bulan bagi karyawan guna mendukung kesehatan ibu dan anak. Fondasi ini diperkuat dengan penguatan riset. Sepanjang tahun 2025, Danone SN Indonesia telah menghasilkan lebih dari 46 publikasi ilmiah yang mencakup isu penyakit terkait malnutrisi, anemia, hingga kesehatan saluran cerna.
Medical and Scientific Affairs Director Danone SN Indonesia, Dr dr Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan bahwa temuan ilmiah ini menjadi dasar inovasi produk. “Kami berkomitmen berkontribusi secara ilmiah melalui inovasi penelitian yang berkelanjutan untuk membantu keluarga Indonesia,” tuturnya.
Upaya penurunan stunting dengan target 14,2 persen pada 2029 membutuhkan peran banyak pihak. Direktur Bina Ketahanan Remaja Kementerian Kependudukan dan Pengembangan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Edi Setiawan, menyatakan bahwa remaja adalah kelompok strategis untuk pencegahan stunting sejak dini. Sinergi antara program GenRe dan GESID milik Danone menjadi model kemitraan penting antara pemerintah dan swasta.
Di sisi lain, peran bidan juga krusial. Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr Ade Jubaedah, menyoroti program Bidan Generasi Maju yang bertujuan meningkatkan kompetensi bidan dalam mengedukasi masyarakat mengenai asupan gizi seimbang dan pencegahan anemia.
Kesehatan saluran cerna turut menjadi sorotan dalam diskusi ini. Dr dr Diana Sunardi, Spesialis Gizi Klinik dari FKUI, menjelaskan bahwa asupan serat dan nutrisi lengkap adalah kunci pertumbuhan fisik dan kognitif anak.
“Dibutuhkan riset lokal dan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, serta industri untuk menghasilkan solusi yang efektif,” tutupnya.
Data Riset Terbaru:
Studi terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia masih berada di angka 21,6%, meski mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Angka anemia pada ibu hamil mencapai 48,2%, sementara pada anak balita sebesar 23,4%. Riset ini menekankan pentingnya intervensi ganda: penguatan gizi pada usia 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) dan pencegahan sejak masa remaja.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Permasalahan gizi di Indonesia bersifat kompleks dan multidimensi. Tantangan tidak hanya terletak pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada pengetahuan, pola asuh, dan akses layanan kesehatan. Pendekatan yang dilakukan Danone dengan menggabungkan riset ilmiah, inovasi produk, dan kemitraan strategis merupakan model yang komprehensif. Namun, efektivitas program ini harus diukur secara berkala dan disesuaikan dengan dinamika sosial-budaya di berbagai wilayah.
Studi Kasus:
Program “Bidan Generasi Maju” di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, telah melatih lebih dari 200 bidan desa. Hasilnya, terjadi peningkatan 35% dalam pemberian konseling gizi oleh bidan kepada ibu hamil dan balita. Selain itu, terdapat peningkatan 20% dalam konsumsi makanan bergizi di wilayah binaan.
Infografis (deskripsi):
[Infografis menunjukkan diagram alir dari masalah stunting dan anemia ke solusi berbasis riset Danone, termasuk kolaborasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Angka-angka kunci seperti 46 publikasi ilmiah, 6 bulan cuti melahirkan, dan target penurunan stunting 14,2% pada 2029 ditampilkan secara visual.]
Masa depan Indonesia bergantung pada kesehatan generasi muda hari ini. Kolaborasi, inovasi, dan komitmen jangka panjang adalah kunci untuk memastikan setiap anak tumbuh optimal dan setiap ibu sehat. Ayo bersama wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif!
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.