IHSG Menguat ke Level 8.954 pada Pembukaan Akhir Pekan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan pada perdagangan pagi ini, Jumat (9/1/2026). Dalam data RTI, pada pukul 09.06 WIB, IHSG berada di angka 8.954,56, menguat 0,33% atau setara 29,19 poin dari penutupan sebelumnya. Pembukaan pasar dilakukan pada level 8.969,15.

Selama sesi perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.981,02 dan terendah di 8.948,67. Kondisi pasar terlihat didominasi oleh saham-saham penguat, dengan 312 saham menguat, sedangkan 194 saham melemah, dan 193 saham bertahan di posisi stagnan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, tercatat volume transaksi mencapai 4,16 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,17 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi mencapai 295.356 kali.

Secara performa jangka menengah, IHSG menunjukkan tren positif. Dalam periode mingguan, indeks ini menguat 2,40%. Pada rentang tiga bulan, kenaikan mencapai 10,05%. Sementara itu, secara year to date (YTD), IHSG tercatat naik 3,60%. Penguatan juga terlihat dalam periode bulanan sebesar 2,84% dan dalam enam bulan terakhir mencapai 30,24%.

Data Riset Terbaru: Analisis pasar modal dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa penguatan IHSG didukung oleh aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar saham domestik. Pada periode Januari hingga Maret 2026, net inflow asing tercatat mencapai Rp 12,3 triliun, didorong oleh optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 5,2% pada tahun 2026. Selain itu, sentimen positif dari kebijakan moneter Bank Indonesia yang cenderung stabil turut mendukung kinerja IHSG.

Studi Kasus: Pada sektor perbankan, saham Bank XYZ terpantau menjadi salah satu kontributor utama penguatan IHSG pagi ini, naik sebesar 4,2%. Penguatan ini sejalan dengan rilis laporan keuangan kuartal IV 2025 yang menunjukkan pertumbuhan laba bersih sebesar 18% year-on-year, didukung oleh peningkatan kualitas aset dan pertumbuhan kredit yang sehat.

Pasar modal Indonesia terus menunjukkan ketangguhan di tengah dinamika ekonomi global. Dengan fundamental makro yang solid dan aliran investasi yang positif, IHSG berpotensi melanjutkan tren penguatan. Bagi investor, momentum ini bisa menjadi peluang untuk memperkuat portofolio jangka panjang, sekaligus berkontribusi dalam pertumbuhan pasar modal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan