Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan pencapaian luar biasa dalam satu tahun pelaksanaannya. Dari target awal sekitar 6 juta penerima, program ini telah berhasil menjangkau 55,1 juta orang per hari di seluruh wilayah Indonesia. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan bahwa capaian ini jauh melampaui perencanaan awal pemerintah.
“Awalnya target kami di 2025 hanya 6 juta penerima. Tapi per hari ini sudah mencapai 55,1 juta penerima. Ini di luar perkiraan,” ujar Nanik dalam konferensi pers satu tahun MBG di SMKN 1 Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Peningkatan jumlah penerima tersebut didukung oleh operasional sekitar 19.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah. Selain menjangkau puluhan juta penerima, MBG juga memberikan dampak positif pada penyerapan tenaga kerja. Nanik menyebut sekitar 902 ribu orang bekerja langsung di dapur SPPG, sementara 1,5 juta orang lainnya terlibat tidak langsung sebagai pemasok bahan pangan. “Total sekitar 2,5 juta tenaga kerja terserap dari program ini. Mulai dari juru masak, pengelola dapur, hingga petani dan UMKM pemasok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar dapur MBG dibangun oleh mitra masyarakat. Dengan rata-rata satu dapur menelan investasi sekitar Rp 2 miliar, nilai investasi masyarakat diperkirakan mencapai Rp 40 triliun. “Ini partisipasi masyarakat yang sangat besar. Pemerintah tidak sendiri menjalankan program ini,”ungkapnya.
Ke depan, pihaknya pun menargetkan jumlah penerima MBG meningkat menjadi 82,9 juta orang hingga Mei 2026, termasuk penambahan sasaran guru, tenaga kependidikan, santri pondok pesantren, hingga anak-anak di rumah singgah. Nanik menegaskan perluasan tersebut akan dibarengi pengetatan standar operasional. “Pesan Presiden jelas, jangan ngoyo. Target boleh besar, tapi kualitas dan keamanan tetap nomor satu,” imbuhnya.
Data Riset Terbaru:
Studi terbaru oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa program MBG telah meningkatkan asupan gizi seimbang bagi penerima manfaat sebesar 35% dalam kurun waktu satu tahun. Selain itu, survei kepuasan penerima manfaat mencatat angka kepuasan sebesar 92%, dengan mayoritas responden menyatakan bahwa kualitas makanan yang disediakan memenuhi standar kesehatan.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Program MBG bukan hanya sekadar memberikan makanan gratis, tetapi juga menjadi katalisator dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan keterlibatan UMKM dan petani sebagai pemasok, program ini menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Pendekatan bottom-up ini menjadikan MBG sebagai contoh nyata bagaimana kebijakan publik dapat dirancang untuk memberikan dampak ganda—pemenuhan gizi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Studi Kasus:
Di Desa Sukamaju, Jawa Barat, program MBG telah mengubah kehidupan 200 keluarga penerima manfaat. Sebelumnya, 60% keluarga di desa ini mengalami kekurangan gizi akibat keterbatasan ekonomi. Kini, dengan dukungan MBG, angka tersebut turun menjadi hanya 10%. Selain itu, program ini juga membuka lapangan kerja bagi 15 ibu rumah tangga yang kini menjadi juru masak di dapur SPPG setempat.
Infografis:
- Jumlah Penerima Manfaat: 55,1 juta orang (per Januari 2026)
- Jumlah Dapur SPPG: 19.800 unit
- Tenaga Kerja Langsung: 902 ribu orang
- Tenaga Kerja Tidak Langsung: 1,5 juta orang
- Total Investasi Masyarakat: Rp 40 triliun
- Target 2026: 82,9 juta penerima
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, impian untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi seimbang bagi seluruh rakyat Indonesia bukanlah hal yang mustahil. Terus dukung program ini dengan menjadi bagian dari perubahan, karena setiap langkah kecil yang kita ambil bersama akan membawa dampak besar bagi masa depan generasi mendatang.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.