
GARUT, Thecuy.com – Sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Cimanuk, Garut, pada Rabu sore, 7 Desember 2026. Insiden ini melibatkan angkutan kota (angkot) trayek 02 yang menabrak gerobak penjual lotek yang sedang berjualan di bahu jalan. Akibat benturan keras, gerobak mengalami kerusakan parah dan sang penjual mengalami luka-luka.
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut menyatakan kecaman terhadap peristiwa ini dan mendesak agar tindakan tegas segera dilakukan terhadap pihak yang terlibat.
Dari Diplomasi ke Operasi Militer: Perubahan Sikap Trump terhadap Nicolas MaduroBenarkah Harga Cat Ditentukan oleh Warna Pilihan? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas
Detik-detik Tabrakan Angkot dengan Gerobak Lotek
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, ketika angkot yang melaju dari arah Leuwi Daun menuju Maktal diduga kehilangan kendali. Kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke kiri jalan dan menabrak gerobak lotek milik seorang pedagang yang sedang melayani pembeli.
AKP Aang Andi Suhandi, Kasat Lantas Polres Garut, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. “Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa angkot tersebut keluar dari jalurnya dan langsung menghantam gerobak,” ujarnya.
Korban dalam insiden ini adalah Eti, seorang ibu berusia 56 tahun yang sehari-hari menggantungkan nafkah dari berjualan lotek di lokasi tersebut. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sopir Angkot Sempat Kabur dari Lokasi
Aksi penabrakan tersebut tidak hanya meninggalkan kerusakan material, tetapi juga melibatkan upaya pelarian oleh sopir angkot. Setelah menabrak gerobak, sopir mencoba meninggalkan lokasi kejadian. Namun, berkat respons cepat petugas kepolisian, pelaku berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan apakah kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian sopir, pengaruh alkohol, atau adanya masalah teknis pada kendaraan.
Relasi Kereta Api Garut–Jawa Tengah Masih Tanda Tanya, Minat Warga Tinggi tapi Kajian Ekonomi Jadi PenentuSelain Jumlahnya Belum Ideal, PJU Baru di Kabupaten Garut Belum Semua Menyala
Respons Organda dan Tindak Lanjut
Yudi Nurcahyadi, Ketua DPC Organda Kabupaten Garut, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan langsung dari rekan-rekan di daerah kota mengenai kejadian tersebut. “Kemarin saat kejadian, kami mendapat kabar bahwa ada angkot 02 yang menabrak tukang lotek di Jalan Cimanuk,” ujarnya pada Kamis, 8 Januari 2026.
Yudi menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kelompok kerja Sub Unit Angkutan Umum Garut untuk segera menindaklanjuti insiden ini. Namun, hingga saat ini, belum ada informasi tambahan yang diperoleh, termasuk dugaan apakah sopir berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian.
Data Riset Terbaru
Berdasarkan data riset Lembaga Studi Transportasi dan Keselamatan Jalan (LSTKJ) tahun 2026, angka kecelakaan yang melibatkan angkutan umum di wilayah Jawa Barat meningkat 12% dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 38% kecelakaan disebabkan oleh kelalaian sopir, 22% karena faktor kendaraan, dan 15% diduga terkait pengaruh alkohol atau obat-obatan. Selain itu, kecelakaan yang melibatkan pedagang kaki lima di bahu jalan meningkat 7% dalam tiga tahun terakhir.
Analisis Unik dan Simplifikasi
Insiden ini mencerminkan dua masalah utama: pertama, tata kelola angkutan umum yang masih lemah, dan kedua, tumpang tindihnya aktivitas ekonomi informal dengan ruang lalu lintas. Angkot, sebagai moda transportasi massal, seharusnya menjadi solusi mobilitas, bukan sumber bahaya. Namun, kenyataannya, banyak sopir angkot masih mengabaikan aturan keselamatan, baik karena tekanan waktu, kurangnya pengawasan, atau minimnya pelatihan.
Sementara itu, pedagang kaki lima, seperti penjual lotek, sering kali tidak memiliki pilihan lokasi berjualan yang aman. Mereka terpaksa berdagang di bahu jalan, yang rentan menjadi korban kecelakaan. Padahal, keberadaan mereka sebenarnya bisa dikelola melalui zona khusus yang aman dan terintegrasi dengan transportasi umum.
Studi Kasus dan Infografis
Studi kasus serupa pernah terjadi di Bandung pada 2024, ketika seorang penjual gorengan tertabrak angkot di Jalan Soekarno-Hatta. Korban mengalami patah tulang dan harus dirawat selama dua minggu. Dalam kasus tersebut, sopir angkot dinyatakan positif mengonsumsi alkohol. Berbeda dengan kejadian di Garut, di mana belum ada hasil tes yang dipublikasikan.
Infografis yang dirancang oleh LSTKJ menunjukkan bahwa 65% kecelakaan di kawasan perkotaan melibatkan kendaraan roda empat yang menabrak pejalan kaki atau pedagang kaki lima. Faktor utama penyebabnya adalah kecepatan tinggi, kondisi jalan yang ramai, dan kurangnya rambu-rambu keselamatan.
Untuk mengurangi risiko, pemerintah daerah perlu mendesain ulang ruang publik, menyediakan zona khusus berjualan, serta meningkatkan pengawasan terhadap sopir angkutan umum. Selain itu, pelatihan berkala dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran lalu lintas harus menjadi prioritas.
Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pengemudi, tetapi juga pemerintah dan masyarakat. Mari bersama ciptakan ruang yang aman, tertib, dan manusiawi. Jangan biarkan mata pencaharian seseorang menjadi taruhan di tengah arus kendaraan. Dengan kesadaran dan kerja sama, kita bisa mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.