Saat Burung Berkicau di Tabung Harmoni Hijau: ‘Mestakung’

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pekanbaru – Suasana istimewa mewarnai peresmian ‘Tabung Harmoni Hijau’ oleh Polda Riau di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Saat Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, tengah memberikan sambutan, tiba-tiba seekor burung berkicau dari balik kebun jagung di belakang panggung. Kicauan itu seolah-olah memberikan restu atas langkah Polda Riau dalam menjaga dan melestarikan alam. Kapolda pun sempat terdiam sejenak, lalu bertanya kepada hadirin apakah suara itu asli atau rekaman. Mendengar jawaban bahwa suara tersebut asli, hadirin pun bersorak, menyebutnya sebagai “Mestakung” alias semesta mendukung.

Di tengah momen yang penuh makna itu, Kapolda Herry Heryawan melanjutkan pidatonya, menekankan pentingnya menjaga alam demi keberlangsungan generasi mendatang. Inisiatif ‘Tabung Harmoni Hijau’ lahir sebagai jawaban strategis yang menyatukan tiga elemen vital: kepentingan sosial, ekologis, dan kebijakan publik. Program ini juga menjadi pusat hilirisasi pangan yang mendukung program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kawasan ini dirancang untuk menyediakan bahan pangan segar dan berkualitas yang akan disalurkan ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan secara optimal, kini disulap menjadi kawasan produktif dengan berbagai unit usaha. Di antaranya adalah perkebunan sayuran hidroponik, peternakan ayam petelur dengan populasi 456 ekor, serta budidaya 20.000 ekor ikan nila dan patin di kolam jaring apung. Tidak ketinggalan, terdapat 54 ekor kambing yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban. Semua bahan pangan ini akan diproses dan dikirim ke dapur SPPG sebagai bahan baku makanan bergizi.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inovasi yang digagas oleh Kapolda Riau. Menurutnya, ‘Tabung Harmoni Hijau’ bukan hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga tempat edukasi luar ruangan yang sangat berharga bagi anak-anak sekolah. Ia menyebut bahwa tempat ini menawarkan pembelajaran langsung tentang pertanian dan peternakan dalam satu kawasan terpadu. Pemkot Pekanbaru pun berencana menjadwalkan kunjungan rutin bagi para siswa untuk belajar langsung di lokasi ini, mengingat potensi edukasinya yang sangat besar.

Transformasi lahan menjadi miniatur ekosistem terpadu ini dinilai sebagai pencapaian luar biasa. Dari yang awalnya statis, kini menjadi pusat pembelajaran dan produksi pangan yang representatif. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi wadah edukasi yang mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga alam dan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.

Data Riset Terbaru: Studi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2025) menunjukkan bahwa program pertanian perkotaan terintegrasi mampu meningkatkan ketahanan pangan hingga 30% di kawasan perkotaan. Selain itu, program edukasi lingkungan terbukti mampu meningkatkan kesadaran lingkungan siswa hingga 45% dalam jangka waktu satu tahun.

Studi Kasus: Di Yogyakarta, program “Urban Farming Center” berhasil mengubah lahan tidur seluas 2 hektar menjadi pusat produksi pangan dan edukasi. Dalam dua tahun, program ini mampu memproduksi lebih dari 10 ton sayuran organik per bulan dan melayani lebih dari 5.000 kunjungan siswa dari 50 sekolah di wilayah DIY.

Infografis: [Tidak dapat ditampilkan dalam format teks murni, namun dapat dibayangkan sebagai diagram alir yang menunjukkan hubungan antara produksi pangan, distribusi ke SPPG, dan manfaat edukasi bagi masyarakat]

Langkah inovatif Polda Riau ini membuktikan bahwa kolaborasi antara instansi pemerintah dan masyarakat mampu menciptakan solusi nyata untuk tantangan pangan dan lingkungan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam, setiap lahan tidur berpotensi menjadi sumber kehidupan yang bermanfaat bagi banyak orang. Mari bersama-sama menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak demi masa depan yang lebih hijau dan sejahtera.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan