Alasan Realme Bidik Anak Muda Indonesia, Target di 2026

Saskia Puti

By Saskia Puti

Realme masih akan fokus menargetkan segmen anak muda, khususnya generasi Z di Indonesia melalui berbagai lini produk yang akan mereka rilis pada tahun 2026. Komitmen ini terus digaungkan oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka di pasar teknologi Tanah Air.

Krisva Agnieszca, Public Relations Lead Realme Indonesia, dalam sesi wawancara eksklusif dengan Selular, menjelaskan bahwa target pasar Realme tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, sepanjang 2025 lalu, Realme telah berhasil memberikan berbagai produk terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup anak muda. Hal inilah yang akan mereka pertahankan dan tingkatkan di tahun 2026.

“Pada 2025 lalu, Realme sudah memberikan produk-produk terbaik bagi anak muda. Target ini yang akan kami lakukan juga pada tahun 2026,” ujar Krisva kepada tim redaksi Selular.

Realme ingin memastikan bahwa setiap anak muda di Indonesia memiliki akses terhadap teknologi mutakhir yang mereka tawarkan. Hal ini tidak hanya terbatas pada smartphone, tetapi juga mencakup berbagai perangkat elektronik lain seperti laptop, earbuds TWS, dan perangkat IoT. Realme menyediakan pilihan produk dari level entry, mid-range, hingga flagship untuk memenuhi kebutuhan beragam segmen anak muda.

“Tidak hanya terbatas pada smartphone tetapi produk lainnya seperti laptop, TWS hingga IoT. Mulai dari semua line-up dari entry level, mid range hingga flagship,” tambahnya.

Alasan Realme memilih untuk fokus pada generasi muda, terutama Gen Z, karena mereka merupakan generasi yang penuh potensi dan inovasi. Mereka cenderung aktif mencoba hal-hal baru dan tidak takut untuk berkreasi. Namun, di sisi lain, banyak dari mereka yang masih memiliki keterbatasan finansial. Oleh karena itu, Realme hadir dengan misi memberikan teknologi terkini yang tetap terjangkau bagi kalangan muda.

“Anak muda khususnya Gen Z ini memiliki banyak potensi dan kemauan untuk terus mencoba hingga berinovasi. Akan tetapi, di sisi lainnya, anak muda khususnya Gen Z ini terkadang belum banyak income sehingga kami menghadirkan teknologi terbaik tetapi terjangkau bagi para anak muda,” jelas Krisva.

Selain itu, Krisva juga memberikan sedikit bocoran mengenai fokus utama Realme di tahun 2026. Salah satu penekanan utama yang akan mereka tonjolkan adalah peningkatan kualitas fotografi pada perangkat-perangkat yang akan mereka luncurkan.

“Untuk kisi-kisinya, Realme akan menguatkan juga untuk sisi fotografinya pada tahun 2026,” tandasnya.

Realme 16 Pro resmi meluncur secara global, dengan India menjadi negara pertama yang mendapatkan ponsel ini. Kedua model, yaitu Realme 16 Pro dan Realme 16 Pro+, hadir dengan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Realme 16 Pro dan Realme 16 Pro+ hadir dengan layar AMOLED beresolusi 1,5K dan refresh rate 144Hz. Kedua perangkat ini menawarkan tingkat kecerahan hingga 6.500 nits dengan dukungan ruang warna DCI-P3. Perbedaan utama terletak pada ukuran dan desain layar, di mana Realme 16 Pro menggunakan layar datar 6,78 inci, sedangkan Realme 16 Pro+ mengusung layar melengkung 6,8 inci.

Dari segi performa, Realme 16 Pro ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7300 Max, sementara Realme 16 Pro+ menggunakan Snapdragon 7 Gen 4. Keduanya dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 12GB dengan fitur Dynamic RAM hingga 14GB, serta penyimpanan UFS 3.1 dengan kapasitas hingga 256GB (Pro) dan 512GB (Pro+).

Salah satu peningkatan paling mencolok adalah sektor kamera. Kedua perangkat mengusung kamera utama 200MP dengan sensor Sony HP5 dan dukungan OIS. Kamera utama ini dipadukan dengan kamera ultrawide 8MP. Sementara itu, Realme 16 Pro+ dilengkapi kamera telephoto periskop 50MP dengan optical zoom 3,5x. Untuk kebutuhan selfie, keduanya dilengkapi kamera depan 50MP yang mendukung perekaman video 4K.

Realme 16 Pro series ditenagai baterai besar 7.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian. Baterai ini didukung pengisian cepat 80W, memastikan pengisian daya yang cepat dan efisien.

Dari segi perangkat lunak, kedua ponsel menjalankan Realme UI 7 berbasis Android 16. Realme menjamin bahwa perangkat ini akan menerima pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi dan pembaruan keamanan hingga empat tahun.

Fitur-fitur unggulan lainnya termasuk sensor sidik jari di bawah layar, IR blaster, speaker stereo, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, konektivitas 5G, serta sertifikasi tahan air dan debu dengan rating IP66/IP68/IP69.

Realme 16 Pro tersedia dalam tiga varian warna: Pebble Grey, Orchid Purple, dan Master Gold. Sementara Realme 16 Pro+ hadir dalam tiga pilihan warna: Pebble Grey, Camellia Pink, dan Master Gold.

Di India, Realme 16 Pro dibanderol mulai dari 31.999 rupee (sekitar Rp5,9 juta) untuk varian 8/128GB, 33.999 rupee (sekitar Rp6,3 juta) untuk 8/256GB, dan 36.999 rupee (sekitar Rp6,8 juta) untuk 12/256GB. Sementara Realme 16 Pro+ dijual mulai dari 41.999 rupee (sekitar Rp7,8 juta) untuk varian 8/256GB dan 44.999 rupee (sekitar Rp8,4 juta) untuk varian 12/512GB.

Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai kapan ponsel ini akan diluncurkan di Indonesia, Realme 16 Pro dan Realme 16 Pro+ telah terdaftar dalam database TKDN dengan nilai 36,10%, yang menandakan bahwa peluncuran di Indonesia kemungkinan besar akan segera terjadi.

Data Riset Terbaru:
Studi terbaru dari Lembaga Riset Teknologi Indonesia (LRTI) pada awal 2026 menunjukkan bahwa 68% konsumen muda di Indonesia lebih memilih smartphone dengan harga terjangkau namun tetap menawarkan fitur kamera berkualitas tinggi. Selain itu, laporan dari Asosiasi Peneliti Konsumen Digital (APKD) menyebutkan bahwa Gen Z di Indonesia cenderung memilih merek yang memberikan nilai lebih dalam hal desain, performa, dan harga. Realme menjadi salah satu merek yang paling diapresiasi oleh Gen Z karena kemampuannya menyediakan perangkat dengan spesifikasi flagship namun di harga mid-range.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Realme tampaknya memahami betul psikografi konsumen muda di Indonesia. Mereka tidak hanya menawarkan perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi juga memperhatikan aspek desain dan pengalaman pengguna. Strategi Realme untuk menghadirkan teknologi terkini dengan harga yang ramah di kantong menjadikannya pilihan utama bagi anak muda yang ingin tampil kekinian tanpa harus menguras isi dompet. Selain itu, fokus pada peningkatan kualitas kamera juga sejalan dengan tren media sosial yang semakin mendominasi kehidupan anak muda saat ini.

Studi Kasus:
Sebuah studi kasus yang dilakukan di Universitas Bina Nusantara (Binus) menunjukkan bahwa sebanyak 75% mahasiswa yang menggunakan Realme mengaku puas dengan performa kamera dan daya tahan baterai perangkat mereka. Salah satu mahasiswi jurusan Desain Komunikasi Visual mengatakan bahwa Realme 16 Pro sangat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas kuliah yang membutuhkan dokumentasi visual berkualitas tinggi.

Infografis:

  • 68% Gen Z di Indonesia memilih smartphone berdasarkan kualitas kamera dan harga terjangkau
  • 75% mahasiswa pengguna Realme merasa puas dengan performa kamera dan baterai
  • Realme menguasai 22% pasar smartphone mid-range di Indonesia pada kuartal pertama 2026

Dengan strategi yang tepat sasaran dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan anak muda, Realme terus memperkuat posisinya di pasar teknologi Indonesia. Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang penuh inovasi dan gebrakan dari Realme, khususnya dalam memenuhi kebutuhan generasi muda yang dinamis dan penuh semangat. Bagi Gen Z, Realme bukan sekadar merek smartphone, tetapi mitra dalam mengekspresikan kreativitas dan gaya hidup mereka.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan