Selain kepada Mentan, Prabowo Anugrahkan Tanda Kehormatan kepada Petani hingga Kapolres

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan tanda kehormatan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman serta sejumlah petani dari berbagai daerah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026). Penghargaan tersebut berupa Bintang Jasa yang disematkan langsung oleh Prabowo kepada Mentan dan para petani.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Militer Presiden Brigjen Wahyu Yudhayana, yang membacakan keputusan presiden tentang penganugerahan tanda kehormatan. Menurut Wahyu, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa besar di berbagai bidang yang memberikan manfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa serta negara.

Prabowo memulai dengan menyematkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran, diikuti oleh penyematan Bintang Jasa Pratama kepada Heri Sunarto, seorang petani dari Poktan Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo. Heri mewakili empat orang lainnya yang juga menerima bintang jasa Pratama.

Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada petani, tetapi juga kepada sejumlah tokoh lainnya, termasuk pejabat pemerintah dan aparat keamanan. Berikut adalah daftar lengkap penerima tanda kehormatan:

Bintang Jasa Utama:

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Bintang Jasa Pratama:

  • Heri Sunarto, Petani pada Poktan Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo

Bintang Jasa Nararya:

  • Bobby Irfan Effendi (Penyuluh Pertanian Kabupaten OKU Timur)
  • Winarto (Poktan Sri Sedhono) Kelompok Tani Kabupaten Ngawi

Satyalancana Wira Karya:

  1. Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika (Danko Diklat TNI)
  2. H. Setyo Wahono (Bupati Bojonegoro)
  3. Aep Syaepuloh (Bupati Karawang)
  4. AKBP Toni Kasmiri (Kapolres Lampung Selatan)
  5. AKBP Yugi Bayu Hendarto (Kapolres Garut)
  6. Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra (Waaster Kodam XVIII/Kasuari)
  7. Letkol Czi. Dili Eko Setyawan (Dandim Merauke)
  8. Don Muzakir (Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia)
  9. Mugi Raharjo (Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro)
  10. Aseng (Poktan Ciraden) Kelompok Tani Kabupaten Cianjur
  11. Nurul Hadi (Poktan Sri Ki Lamaran) Kelompok Tani Kabupaten Indramayu

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap dedikasi dan kontribusi para penerima dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Indonesia. Dengan memberikan penghargaan ini, Presiden Prabowo berharap dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk terus berkontribusi dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Data Riset Terbaru:
Menurut data dari Kementerian Pertanian, produksi padi di Indonesia pada tahun 2025 mencapai 32,5 juta ton, meningkat 3,5% dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian mulai menunjukkan hasil yang signifikan.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Pemberian tanda kehormatan kepada para petani dan pejabat pemerintah ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan strategi pemerintah untuk membangun semangat nasional dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan menghargai kontribusi mereka, pemerintah berharap dapat menciptakan iklim yang mendukung bagi para petani dan pekerja di sektor pertanian.

Studi Kasus:
Salah satu contoh nyata adalah program “Gerakan Tanam Padi Serentak” yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian. Program ini berhasil meningkatkan luas area tanam padi sebesar 10% dalam waktu satu tahun, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam produksi padi.

Infografis:

  • Produksi Padi 2025: 32,5 juta ton (naik 3,5%)
  • Luas Area Tanam Padi: Meningkat 10% dalam satu tahun
  • Jumlah Penerima Bintang Jasa: 15 orang
  • Jumlah Penerima Satyalancana Wira Karya: 11 orang

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama dari semua pihak, Indonesia berpotensi mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan. Mari kita dukung dan apresiasi setiap upaya yang dilakukan oleh para petani dan pekerja di sektor pertanian untuk memastikan ketahanan pangan bangsa.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan