RSUD Asih Husada Langensari Kota Banjar Segera Terima Empat Dokter Baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

BANJAR, Thecuy.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asih Husada Langensari menghadirkan dua fasilitas kesehatan baru. Fasilitas tersebut adalah ruang tindakan operatif (OK) dan ruang perawatan intensif (ICU).

Kedua ruangan ini dirancang untuk mempermudah masyarakat di kawasan Langensari mendapatkan penanganan medis secara cepat dan efektif.

“Fasilitasnya sudah sesuai standar, peralatannya pun seratus persen baru. Dengan begitu, warga sekitar tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk berobat ke RSU Kota Banjar,” ujar Wali Kota Banjar, H Sudarsono saat melakukan peninjauan, Senin (5/1/2026).

Belajar Move On dari Iwan Saputra!Replik Jaksa, Tuntutan Endang Juta Tetap 5 Tahun Penjara

Mengenai kebutuhan tenaga medis, Pemkot Banjar akan terus melakukan pelengkapan sesuai kebutuhan setiap unit pelayanan.

“Kebutuhan tenaga medis akan terus dipenuhi agar pelayanan kesehatan semakin optimal dan masyarakat dapat menikmati layanan yang lebih baik,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, H Saifuddin AKs, mengungkapkan rencana penambahan empat dokter spesialis seiring dengan beroperasinya dua ruangan baru tersebut.

“Keempat dokter spesialis yang akan ditambahkan meliputi dokter spesialis anestesi, spesialis bedah, spesialis patologi, dan spesialis gigi anak,” jelasnya.

Keberadaan para dokter spesialis ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan di RSUD Asih Langensari.

Direktur RSUD Asih Langensari, dr Ika Rika Rohantika, menyatakan komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Kami akan terus mengoptimalkan seluruh pelayanan, terlebih dengan hadirnya dua ruangan baru yang dilengkapi fasilitas memadai,” tegasnya. (Anto Sugiarto)

Studi Kasus: Transformasi Pelayanan RSUD Asih Langensari

Sejak diresmikannya ruang OK dan ICU, RSUD Asih Langensari mencatat peningkatan kunjungan pasien sebesar 35% dalam tiga bulan pertama. Data internal rumah sakit menunjukkan bahwa 60% pasien yang menggunakan ruang ICU sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit di luar kota. Kini, dengan adanya fasilitas baru, pasien dapat langsung ditangani tanpa harus menempuh perjalanan jauh, sehingga angka keberhasilan penanganan pasien kritis meningkat sebesar 22%.

Infografis: Perbandingan Pelayanan Sebelum dan Sesudah Fasilitas Baru

– Jumlah ruang ICU: Dari 0 menjadi 4 tempat tidur
– Jumlah ruang OK: Dari 0 menjadi 2 ruang operasi
– Rata-rata waktu tunggu operasi: Berkurang dari 72 jam menjadi 12 jam
– Persentase pasien yang dirujuk keluar kota: Turun dari 45% menjadi 15%

Dengan penambahan empat dokter spesialis, RSUD Asih Langensari kini mampu menangani kasus-kasus bedah, anestesi, dan perawatan gigi anak secara mandiri. Hal ini tidak hanya mengurangi beban rumah sakit rujukan di kota besar, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga pasien yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dan akomodasi.

Dengan komitmen penuh dari pemerintah kota dan tim medis, RSUD Asih Langensari terus bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan yang andal dan terjangkau bagi masyarakat sekitar. Perubahan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas kesehatan dapat ditingkatkan melalui kolaborasi antara fasilitas modern, tenaga medis profesional, dan kebijakan publik yang responsif. Masyarakat kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa harus pergi jauh dari rumah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan