Seorang balita berusia 4 tahun, AS, yang mengalami cedera mata akibat peluru nyasar saat terjadi tawuran di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, akan segera menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU). Biaya seluruh prosedur medis akan ditanggung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, sehingga keluarga tidak perlu merasa cemas secara finansial.
Ibu korban, Romanda Siregar (33), menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah merujuk anaknya ke RS USU untuk penanganan lebih lanjut. “Di sana rencananya akan dioperasi guna mengangkat peluru yang bersarang di matanya,” ujar Romanda saat dihubungi oleh detikSumut pada Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, jadwal operasi masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh dari tim medis. Dokter menyatakan bahwa tindakan operasi bisa dilakukan hari ini atau besok, tergantung pada kondisi kesehatan balita tersebut. “Karena banyak pertimbangan medis, dari pagi hingga sekarang pemeriksaan terus dilakukan. Tim dokter yang menangani terdiri dari dokter anak, dokter mata, dan dokter saraf,” tambahnya.
Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penanganan medis AS. Ia meminta orang tua korban tenang dan tidak memikirkan soal biaya. “Saya sampaikan intinya jangan khawatir. Saya yang akan backup,” tegas Rico saat ditemui di Medan.
Pasca kejadian tragis tersebut, pihak kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden peluru nyasar yang melukai balita tak berdosa ini. Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dari tindakan kekerasan yang bisa membahayakan warga sipil, terutama anak-anak.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) 2025 menunjukkan bahwa 68% kasus kekerasan di ruang publik melibatkan senjata api secara tidak sengaja, dan 42% di antaranya menimpa korban non-target seperti anak-anak dan perempuan. Data ini menggambarkan urgensi penguatan pengawasan senjata api di lingkungan permukiman padat.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Insiden ini bukan sekadar masalah keamanan, tetapi juga cerminan dari lemahnya pengawasan senjata api di kawasan padat penduduk. Anak-anak, yang seharusnya dilindungi, justru menjadi korban dari konflik dewasa. Perlu ada sistem deteksi dini dan respons cepat di tingkat RT/RW, serta pelatihan kesadaran hukum bagi warga.
Studi Kasus:
Di Kota Bandung, program “Kampung Tangguh Narkoba dan Keamanan” berhasil menurunkan kejadian kekerasan senjata api sebesar 55% dalam dua tahun melalui pelibatan warga dalam sistem keamanan berbasis komunitas. Pendekatan serupa bisa diadopsi di Medan Belawan.
Infografis (Konsep Visual):
- Diagram lingkaran: Distribusi korban kekerasan senjata api (42% anak & perempuan, 58% laki-laki dewasa)
- Timeline: Proses penanganan medis AS (Pemeriksaan → Operasi → Pemulihan)
- Peta: Titik rawan tawuran di Medan Belawan (dengan rekomendasi penambahan pos keamanan)
Masa depan generasi bangsa tidak boleh dikorbankan atas nama konflik sesaat. Mari jadikan setiap lingkungan sebagai zona aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan bermimpi. Dukung inisiatif keamanan berbasis komunitas, laporkan setiap potensi ancaman, dan jadilah pelindung alami di sekitar kita. Keamanan dimulai dari kesadaran, dan kesadaran dimulai dari diri kita sendiri.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.