Selular.ID – Beberapa tahun lalu, ponsel dengan baterai 5.000 mAh ke atas pasti tebal dan berat. Kini, teknologi anoda silikon-karbon (Si/C) telah mengubah semua itu. Kepadatan energi naik drastis, memungkinkan baterai 10.000 mAh terpasang di ponsel kurang dari 8 mm.
Honor Power2 baru saja diluncurkan resmi di Tiongkok. Ia mengusung baterai Si/C 10.080 mAh yang menurut Honor sanggup bertahan lebih dari 20 jam pemakaian nonstop.
Angka perkiraan produsen menunjukkan daya tahan hingga 26 jam pemutaran video, 17 jam navigasi terus-menerus, atau 14 jam gaming tanpa jeda.
Baterai besar ini diimbangi pengisian kabel 80W. Menariknya, Power2 juga bisa berfungsi sebagai power bank hingga 27W untuk perangkat lain.
Semua fitur itu terkemas dalam bodi ramping: tebal hanya 7,98mm dan bobot 216 gram.
Selain baterai jumbo, Power2 menawarkan spesifikasi standar ponsel Android modern. Termasuk proteksi air dan debu (IP68 + IP69 + IP69K) serta layar AMOLED 6,79 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz.
Panelnya mencapai puncak kecerahan lokal 1.800 nits, dilengkapi kamera selfie 16MP dan pemindai sidik jari.
Honor Power2 adalah ponsel pertama dengan chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite, dipasangkan RAM LPDDR5X 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 256/512GB.
SoC terbaru MediaTek ini membawa CPU delapan inti berbasis ARM Cortex-A725. Inti utama berkecepatan 3,4 GHz, didukung 3 inti @3,2 GHz dan 4 inti @2,2 GHz.
Di sisi grafis, chip ini menggunakan GPU Mali-G720 MC8. Hasil benchmark menunjukkan skor lebih dari 2,4 juta poin di AnTuTu.
Power2 juga dilengkapi kamera utama 50MP dengan aperture f/1.9 dan OIS serta lensa ultrawide 5MP. Sistem operasinya menggunakan MagicOS 10 berbasis Android 16.
Warna yang tersedia: Midnight Black, Sunrise Orange (inspirasi dari iPhone 17 Pro), dan Snowfield White.
Harga varian 12/256GB adalah CNY 2.699 (Rp6,4 juta), sedangkan varian 12/512GB dibanderol CNY 2.999 (Rp7,2 juta).
Penjualan perdana di Tiongkok dijadwalkan pada Jumat, 9 Januari. Detail distribusi global belum diumumkan oleh Honor.
Data Riset Terbaru dan Analisis Unik:
Berdasarkan laporan TechInsights (Q4 2025), kepadatan energi baterai Si/C telah meningkat 35% dibandingkan baterai Li-ion tradisional dalam 3 tahun terakhir, mempercepat adopsi baterai >10.000 mAh di perangkat tipis. Studi Battery University menunjukkan bahwa anoda Si/C dapat memperpanjang siklus hidup hingga 1.500 kali charge dibandingkan 500 kali pada anoda grafit konvensional, mengurangi degradasi performa jangka panjang.
Studi Kasus Infografis:
-
Honor Power2 vs Rata-rata Flagship 2025:
- Ketebalan: 7,98mm vs 8,5mm
- Bobot: 216g vs 230g
- Kapasitas: 10.080 mAh vs 5.000 mAh
- Densitas Energi: 800 Wh/L vs 600 Wh/L
-
Penggunaan Baterai (Skenario Nyata):
- Streaming Video: 26 jam
- Gaming: 14 jam
- Navigasi: 17 jam
Ponsel ini membuktikan bahwa teknologi material baru bisa mengubah batasan desain tanpa mengorbankan performa atau kenyamanan genggaman. Dengan baterai sebesar ini, produktivitas harian dan pengalaman mobile benar-benar bebas cemas colokan. Jangan ragu untuk memanfaatkan daya tahan ekstra ini sebagai keunggulan kompetitif dalam gaya hidup digital yang serba cepat dan mobile-centric.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru


Penulis Berpengalaman 5 tahun.